Angkutan yang lebih dikenal dengan sebutan "Teman Bus" ini mulai beroperasi pada Desember tahun 2021. Namun, untuk jalur menuju Kabupaten Tala baru beroperasi pada April tahun ini.
Itu pun rutenya hanya sampai Bati-Bati dari Terminal Gambut Barakat (TGB) di Jalan A Yani Km 17 Gambut Kabupaten Banjar. Padahal banyak masyarakat Tala yang menginginkan jalur BTS bisa terhubung ke Kota Pelaihari.
Pemkab Tala melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Tala berencana menyambungkan jalur BTS dari Kantor Kecamatan Bati-Bati hingga Terminal Tanah Abang Pelaihari.
"Rencananya penghubungan jalur BTS Bati-Bati menuju Pelaihari dilakukan pada tahun 2023," ucap Kepala Dishub Tala, Gentry Yuliantono ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/8).
Menurutnya, tidak menutup kemungkinan penyambungan jalur BTS tersebut bisa dilakukan pada tahun ini. "Jika disetujui pada anggaran perubahan maka disambung tahun ini juga," ungkapnya.
Untuk menghubungkan jalur tersebut, pihaknya menyiapkan dua armada. Satu armada beroperasi, dan satunya lagi disiagakan. "Armada standby ini digunakan apabila ada kerusakan atau trouble lainya pada armada yang beroperasi," jelas Gentry.
Jam operasional masih belum tentukan. Tapi, rencana operasionalnya pada pagi dan siang hari. "Untuk jam operasional kami perlu melakukan koordinasi dengan angkutan taksi agar tidak berbenturan serta tidak mematikan usaha mereka," terangnya.
Sarana penunjang seperti halte dan lain-lainnya sudah beberapa tersedia. Namun, akan ada beberapa penambahan seperti rambu lalu lintas untuk armada berhenti. "Nanti kami siapkan untuk titik-titik stop sebanyak enam sampai 10 titik. Itu di luar dari halte yang sudah tersedia," ujarnya.
Gentry mengatakan titik-titik stop nantinya paling banyak berada di jalur Pelaihari-Bati-Bati, karena di jalur tersebut tidak ada halte. "Jalur itu cuma ada halte satu di pertigaan menuju Gunung Keramaian. Itupun rusak, perlu diperbaiki," sebutnya.
Warga Pelaihari, Reza menyambut baik rencana penyambungan jalur BTS tersebut. Supaya saat ingin ke Banjarmasin tidak perlu diantar hingga Bati-Bati. "Sangat memudahkan, tinggal tunggu di terminal saja. Tidak perlu lagi diantar ke Kantor Kecamatan Bati-Bati," katanya.(sal) Editor : Muhammad Helmi