Direktur RSUD Datu Sanggul Rantau, Dokter Milhan menjelaskan bahwa alat CT Scan tersebut baru didatangkan. Namun, sudah dilakukan uji fungsi alat. “Sementara masih melakukan pelayanan dengan pembiayaan umum saja,” ucapnya, Selasa (26/7).
Sedangkan untuk pasien BPJS masih tahap kerja sama. Pihak BPJS Kesehatan sudah masih melaksanakan kredensialing di RSUD Datu Sanggul, 12 Juli tadi. “Waktu dekat ini akan bisa menjangkau pasien BPJS Kesehatan,” tuturnya.
Dokter spesialis kandungan ini mengatakan dalam pemeriksaan CT Scan informasi lebih rinci akan didapatkan dokter.
Tentu lebih akurat dari pada foto rontgen biasa. Keunggulan lainnya tidak memakan banyak waktu. “Pemeriksaan medisnya menggunakan kombinasi teknologi sinar-X dan sistem komputer khusus. Sehingga gambar organ, tulang, dan jaringan lunak di dalam tubuh lebih jelas,” jelasnya.
Ibnu senang mengetahui kehadiran alat CT Scan di RSUD Datu Sanggul. Warga Desa Perintis Raya, Kecamatan Tapin Utara itu yakin alat tersebut sangat diperlukan. “Jadi tidak perlu repot-repot lagi ke rumah sakit kabupaten tetangga untuk memeriksa dengan CT Scan. Cukup di Banua saja, dan tidak memakan biaya yang banyak,” jelasnya.
Ia berharap alat CT Scan bisa diakomodir BPJS Kesehatan seperti kabupaten tetangga. “Semoga secepatnya bisa digunakan dengan memakai BPJS Kesehatan,” harapnya.(dly/al/dye) Editor : Muhammad Helmi