Disampaikan presiden awal pekan tadi (18/7) saat mengevaluasi PPKM. Alasannya, capaian booster yang masih rendah sekali.
Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, dr Diauddin pun memastikan, arahan presiden akan diterapkan di Debarkasi Banjarmasin. "Haji yang belum booster akan disuntik sebelum pulang ke rumah," ujarnya kemarin (19/7).
Saat ini, Dinkes masih berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banjarmasin dan Kanwil Kemenag Kalsel terkait teknis di lapangan.
"Dari data, ada 151 haji yang belum disuntik booster," sebutnya. Paling banyak dari rombongan Kota Banjarmasin, ada 69 haji yang baru disuntik dua dosis.
Meski jumlahnya tidak seberapa, dia yakin, ini bisa mempercepat vaksinasi dosis ketiga. "Karena di Indonesia, seluruhnya masih di angka 20 persenan. Termasuk Kalsel," katanya.
Stok vaksin atau vaksinator, menurut Diauddin bukan kendala. Masalahnya adalah minat dan kesadaran masyarakat yang masih minim.
Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalsel, Muhammad Tambrin mendukung rencana ini. "Harus ditekankan, ini khusus bagi yang belum booster saja," ujarnya.
Dia menambahkan, kloter 1 akan tiba di Bandara Internasional Syamsuddin Noor pada 24 Juli nanti. Mendarat di Banjarbaru sekitar pukul 23.50 Wita.
Kloter 1 merupakan gabungan rombongan haji asal Kabupaten Tabalong, Balangan dan Banjar. (ris/gr/fud) Editor : Muhammad Helmi