Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Mengenang Perintis Jalan di Kalsel

Arief • Jumat, 18 Februari 2022 | 18:04 WIB
PEMAKAMAN: Jenazah Gubernur Kalimantan Selatan periode 1985 - 1995, HM Said dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bahagia di Landasan Ulin, Banjarbaru, sekitar pukul 18.00 Wita, kemarin. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN
PEMAKAMAN: Jenazah Gubernur Kalimantan Selatan periode 1985 - 1995, HM Said dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bahagia di Landasan Ulin, Banjarbaru, sekitar pukul 18.00 Wita, kemarin. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN
BANJARBARU - Kalimantan Selatan kembali kehilangan seorang tokoh Banua yang sangat berjasa. Gubernur Kalimantan Selatan periode 1985 - 1995, HM Said meninggal dunia di usia 85 tahun.

Tokoh Banua yang juga anggota DPD/MPR RI masa bakti 2004 - 2009 ini menghembuskan nafas terakhir pada Rabu (16/2) pukul 05.15 WIB, di kediamannya di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Jenazahnya kemarin dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bahagia di Landasan Ulin, Banjarbaru, sekitar pukul 18.00 Wita, usai disalatkan di masjid di kawasan Ponpes Al Falah.

Pada prosesi pemakaman tersebut, tampak hadir sejumlah tokoh Banua, juga para pejabat dan keluarga almarhum. Di antaranya, Gubernur Kalsel periode 2005-2015 Rudy Ariffin, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, Ketua DPRD Kalsel Supian HK.

Rudy Ariffin mengaku merasa kehilangan atas meninggalnya HM Said. “Beliau memberikan teladan selama menjabat gubernur dan anggota DPD RI,” katanya.

Menurutnya, almarhum merupakan pejabat yang punya dispilin kerja. “Beliau juga punya banyak ide pembangunan karena punya latar belakang insinyur,” ujarnya.

Yang dia ingat, ketika menjabat sebagai gubernur, HM Said telah membangun berbagai jalan dan jembatan. “Salah satunya yang saya ingat akses jalan Batulicin - Kandangan,” paparnya.

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK juga mengaku kehilangan dengan berpulangnya HM Said yang merupakan tokoh Partai Golkar. “Semoga beliau mendapatkan rahmat dan diterima di sisi Allah SWT, dilapangkan kubur dan keluarga yang ditinggalkan juga bisa tabah serta ikhlas melepas kepergian beliau,” katanya.

Di lain tempat, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengucapkan dukacita mendalam atas wafatnya, HM Said. “Atas nama pribadi, keluarga dan masyarakat Kalimantan Selatan, saya turut berduka cita mendalam atas wafatnya HM Said, Gubernur Kalsel Periode 1985-1995, “ ucapnya.

Paman Birin menuturkan, HM Said adalah sosok kepala daerah yang turut berjasa memberikan kontribusi besar bagi kemajuan pembangunan daerah. “Beliau adalah sosok kepala daerah yang berdedikasi tinggi dan sangat berjasa bagi kemajuan daerah,” tuturnya.

Dikatakannya, sebagai kepala daerah yang melanjutkan pembangunan di Kalimantan Selatan, sosok almarhum juga menjadi inspirasi dan motivasi dirinya untuk melanjutkan pembangunan di Banua.

Almarhum HM Said meninggalkan empat orang anak. Yakni, Faisal Rizani, Laila Refiana, Dewi Damayanti dan Melda Sari.

Dewi Damayanti sendiri merupakan anggota DPRD Kalsel yang juga politisi Golkar Kalsel. Putera dari HM Said, Faisal Rizani mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah hadir dan memohonkan maaf atas segala kesalahan almarhum ayahnya. "Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih dan memohonkan maaf jika ada kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja," ucapnya. (ris/by/tof) Editor : Arief
#Tokoh