Analis Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA) di Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD Diklat) Kota Banjarmasin, Tinton Aditya menjelaskan, ini sudah menjadi ketetapan dari pemerintah pusat.
Maka, formasi yang diajukan pihaknya ke kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) hanya untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) saja.
"Formasi tahun ini, sama dengan usulan tahun kemarin yang semuanya untuk PPPK," ujarnya, Rabu (9/2).
Kemudian, seleksi PPPK 2022 tak hanya untuk guru saja, tapi juga terbuka untuk bidang yang lain. Walaupun ia belum bisa mengungkap berapa jumlah kuotanya.
"Soalnya masih berbentuk usulan, belum waktunya kami buka. Takutnya berbeda dengan yang disetujui nanti," tambahnya.
Soal waktu, dia memprediksi, bila tak ada perubahan, maka akan dibuka sekitar pertengahan tahun. "Paling cepat di bulan Mei," tukasnya.
Sementara itu, Kepala BKD Diklat Banjarmasin, Totok Agus Daryanto menuturkan, usulan akan menyesuaikan dengan kebutuhan pemko.
"Jumlah pastinya belum diketahui. Tapi usulan kami berdasarkan analisis," ujarnya kemarin (10/2).
Sisi lain, sebelum seleksi PPPK dibuka, BKD juga akan membuka penerimaan PPPK guru gelombang ketiga. Pasalnya, jumlah yang diajukan pemko pada tahun sebelumnya berjumlah 1.339 orang.
"Sekarang baru 529 orang di tahap pertama dan 446 di tahap kedua. Jadi sisa yang kosong masuk ke tahap ketiga," ujarnya.
Sayangnya, tanggal pelaksanaan seleksi tahap ketiga itu juga belum dipastikan. "Nanti tunggu pengumuman dari kami," tutup Totok. (war/at/fud) Editor : Arief