Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bus Banjarbakula Diuji Coba, Kini Baru Melayani Rute Handil Bakti

Arief • Sabtu, 29 Januari 2022 | 18:25 WIB
PERHENTIAN: Bus trans Banjarbakula berhenti di terminal pal enam.
PERHENTIAN: Bus trans Banjarbakula berhenti di terminal pal enam.
BANJARMASIN - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kalsel bersama UPT Terminal KM 6 Banjarmasin menjajal bus Banjarbakula, Jumat (28/1) pagi.

Puluhan sopir dibawa berkeliling sesuai rute yang akan mereka tempuh setelah resmi beroperasi nanti.
"Istilahnya uji coba, agar 34 driver ini merasa familiar," kata Kasi LLAJ BPTD Wilayah XV Kalsel, Ade Supriadi.

Dipaparkan mengenai titik-titik pemberhentian dan jam operasional. Lalu ditekankan, keberadaan bus ini untuk pelayanan publik. Maka sudah menjadi tugas mereka untuk membuat penumpang merasa nyaman, tak sekadar menyetir.

"Driver yang direkrut tak sembarangan, sudah bersertifikat ISO. Jadi mereka ini bisa menjadi driver BTS (Buy the Service) di berbagai negara," jelasnya.

Sementara baru empat unit bus yang diuji coba. Semuanya untuk rute Jalan Ahmad Yani kilometer 6 Banjarmasin menuju Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala.

Rute lain akan segera menyusul. "Yang diuji coba cuma koridor 3. Koridor 1, 2 dan 4 menyusul," tukasnya.

Kepala UPT Terminal KM 6 Banjarmasin, Rusma berharap masyarakat akan memanfaatkan layanan ini. Guna mengurangi pemakaian kendaraan pribadi.

Lantas bagaimana dengan nasib taksi kuning alias angkot? Rusma yakin tak berpengaruh banyak mengingat jumlah angkot yang sudah berkurang drastis. "Sudah jarang ada angkot yang masuk ke terminal sini," jawabnya.

Salah seorang calon driver bus Banjarbakula, Rasyid mengaku sudah memahami arahan-arahan yang diberikan. Misalkan berapa lama waktu henti yang dibolehkan di titik pemberhentian.

"Setelah uji coba tadi, tak ada kendala. Hanya soal kepadatan arus lalu lintas saja," ujarnya.

Dalam pelatihannya, Rasyid juga masih mengingat prinsip utama. "Bahwa tak apa-apa terlambat, yang penting penumpang selamat," pungkas Rasyid. (gmp/at/fud) Editor : Arief
#Transportasi #Bus Banjarbakula