Menurut Awal, Penyelenggaraan lomba mural ini sangat besar pengaruhnya. Ini bentuk demokrasi di Kotabaru berjalan dan siswa SMA telah mensosialisasikan itu melalui penyelenggaraan lomba ini.
“Saya berharap, kegiatan yang sangat positif ini ditingkatkan lagi. Agar dapat memberikan efek yang positif di masyarakat pentingnya ber pemikiran kritis,” ungkapnya.
Dalam penyelenggaraannya, lomba mural tersebut dilaksanakan dalam internal sekolah. Disitu, peserta lomba yang merupakan siswa terlihat sangat senang mengekspresikan apa yang ada di pikirannya.
Dian Safitri panitia yang juga sebagai pengurus Osis SMAN 2 Kotabaru menjelaskan, bahwa lomba mural yang diadakan tersebut dalam rangka memperingati Hari Pendidikan.
“Kami dari panitia dalam lomba mural ini mengambil tema, Bullying. Disitu kami bebaskan peserta lomba untuk mengekspresikan pikirannya melalui mural dengan tema yang sudah ditentukan,” ungkapnya menjelaskan. (Jum) Editor : Arief