Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pengunjung Café di Swab, 1 Positif

Muhammad Helmi • Selasa, 24 Agustus 2021 | 17:04 WIB
pengunjung-caf-di-swab-1-positif
pengunjung-caf-di-swab-1-positif

RANTAU - Antisipasi penyebaran Covid-19 terus dilakukan tim gabungan, agar status Kabupaten Tapin dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 bisa turun, dengan rutin melakukan razia yustisi.


Razia yustisi yang menyasar ke cafe-cafe di Kabupaten Tapin, langsung menindak pengunjung dan pemilik café dengan swab antigen.


Kasat Pol PP dan Damkar Tapin, Mahyudin, menuturkan, memang dalam dua malam operasi yustisi, yakni, Sabtu malam dan Minggu malam, penindakan yang dilakukan dengan swab antigen.


"Total ada 41 orang yang di swab antigen. Hasilnya 40 negatif dan 1 positif," ucapnya, Senin (23/8) diruangannya.
Lanjut Kasat, mereka yang positif antigen langsung disuruh untuk melakukan isolasi mandiri (Isoman) di rumah masing-masing. Sesuai dengan arahan Puskesmas. Berlaku untuk warga Kabupaten Tapin.


"Namun, kalau warga luar Kalsel akan diberikan surat pemberitahuan ke Kabupaten atau Kota yang bersangkutan," tuturnya.


Dalam operasi Yustisi ini memang sengaja menyasar ke tongkrongan para pemuda-pemudi yang ada di Kabupaten Tapin, yang melewati jam operasional. Sesuai surat edaran pukul 22.00 Wita.


"Giat langsung Swab antigen di lokasi akan berlanjut. Oleh sebab itu, diharapkan pemilik cafe bisa mematuhi jam operasional yang sudah berlaku," jelasnya.


Ditambahkan Mahyudin, berdasarkan pemantauan di lapangan, sebagian besar masyarakat memang sudah mematuhi pemakaian masker saat beraktivitas di luar rumah.


"Tapi, yang belum dipatuhi yakni berkerumun. Inilah yang kita sasar untuk swab antigen," tegasnya.


Tak lupa, Ia mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai ketentuan yang ada. Supaya status Kabupaten Tapin bisa turun dari PPKM level 3 dan tidak naik.


"Kalau sudah naik statusnya menjadi PPKM level 4, penindakannya akan lebih ketat. Jadi, mari berdoa supaya turun dari level 3," ajaknya. (dly/ema)

Editor : Muhammad Helmi