Aksi itu dikoordinir Ketua RT 20 Pasar Lama, Efendi. Diceritakannya, ini merupakan ungkapan syukur. Karena sebentar lagi gang kecil itu diaspal, sesuatu yang telah lama warga nantikan.
"Kemarin langsung door to door untuk mengundang warga. Syukurlah banyak yang turun," katanya.
Warga Gang Banda Neira, Rusdiansyah mengaku sudah lama tak melihat aksi bersih-bersih seperti ini. "Momennya pas," ujar pria 64 tahun itu.
"Rencananya mau ditinggikan dan diaspal. Sebab ketika air sungai pasang atau hujan deras, jalan gang sering terendam," tambahnya.
Di tengah masyarakat yang menyingsingkan lengan, tampak Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali.
Dikatakannya, meski kecil, gang ini penting untuk memecah kepadatan lalu lintas di perempatan lampu merah Pasar Lama.
Gang Banda Neira terhubung ke Jalan Ternate, tembus juga ke Jalan S Parman dan Jalan Sulawesi.
Sementara jalan gang itu sudah rusak berlubang. "Saya perjuangkan dan prioritaskan. Alhamdulillah disetujui pada APBD Perubahan 2023," ujarnya.
"Jadi jalan gang sepanjang kurang lebih 600 meter akan diaspal. Dari depan sampai perbatasan Jalan Ternate," tambah Matnor.
Selain bersih-bersih lingkungan, juga ada pemangkasan pohon-pohon besar yang kerap mengganggu jaringan listrik di sana. Pemangkasan itu dibantu oleh PT PLN (Persero) Cabang Banjarmasin.
"Sebab pernah kejadian, ada warga yang terkena sengatan listrik," tukas Matnor.
Setelah dipangkas dan dibersihkan, jalan gang itu tampak terlihat lebih lebar dan terang. (lan/az/fud) Editor : Arief