BANJARMASIN – Sanggar Gumilang Kaca di Taman Budaya ramai dengan puluhan anak-anak PAUD, TK, SD hingga SMP, Minggu (16/12) siang.
Mereka ikut lomba mewarnai dan menggambar yang diselenggarakan Sanggar Seni Rupa Sholihin bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya SMP Kota Banjarmasin.
Lomba dibagi menjadi beberapa kategori. Lomba mewarnai usia PAUD dan TK masuk kategori A. Sedangkan kategori B diikuti anak SD dari kelas 1-3. Totalnya 60 orang. Sedangkan lomba menggambar dari kelas 4-6 SD sampai SMP jumlah 30 orang.
Raida Noor Hasna terlihat asyik menggoreskan warna crayon ke atas kertas gambar. Meski banyak anak-anak di samping, dia tetap saja fokus. Di lomba dengan tema bebas itu, siswi kelas VI SD Antasan Besar 7 ini sedang menggambar kondisi kota tempat tinggalnya.
“Saya menggambar Kota Banjarmasin,” tuturnya sambil terus mewarnai gambarnya.
Ibunya, Rahmayani menceritakan bahwa anaknya memang dari kecil sudah gemar melukis. Kebetulan di rumah, kakaknya juga mempunyai hobi yang sama. Jadi saling membantu.
“Setiap ada lomba lukis, selalu didaftarkan. Memang anaknya suka menggambar, saya cuma bisa mengarahkan,” ucapnya.
Panitia pelaksana, Fathur Rahmi mengatakan lomba ini sengaja dibuat untuk meningkatkan minat anak-anak di Banjarmasin dalam bidang seni rupa. Panitia sengaja tidak membatasi tema maupun material yang digunakan.
“Biar mereka bisa berekspresi dalam pemikirannya sendiri dan menuangkannya dalam lukisan. Semuanya bebas terserah anak-anak,” katanya.
Fathur yakin selama ini mereka mungkin terpaku dengan tema atau peralatan yang diajarkan pelatih lukisnya. Begitu pula sengaja menggabungkan peserta lomba kelas 4-6 SD dengan tingkat SMP, untuk melihat sejauh mana potensi mereka. Seni rupa itu tidak mengenal batasan usia.
“Lomba seperti ini bisa menumbuhkan minat anak-anak di Kalsel dalam bidang seni rupa,” tuntasnya.(gmp/at/dye)
Editor : Arief