PELAIHARI - Kabar ini mungkin akan membuat pecinta ikan haruan resah. Seorang warga Desa Kandangan Lama, Panyipatan Kabupaten Tanah Laut menemukan adanya cacing parasit dalam tubuh ikan yang menjadi favorit masyarakat itu.
Ikan haruan atau ikan gabus itu ditemukan Bustani usai memancing di Sungai Padela Desa Sabuhur, Jorong. Saat disiangi, cacing parasit terlihat. Masyarakat pun dibuat bertanya-tanya.
Mantan Kepala Desa Kandangan Lama itui menuturkan, cacing parasit itu sepanjang 1 centimeter dalam perut ikan. "Saat digoreng anak saya, dalam tubuh daging juga ada masih terlihat cacing itu," ungkapnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tala Rizayadi membenarkan adanya keluhan warga terkait cacing parasit dalam tubuh ikan haruan. "Pihak kami sudah merespons," ucapnya.
Pihaknya membawa sampel ikan itu sebanyak tiga ekor ke Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) di Mandiangin Kabupaten Banjar. Sejauh ini, dia mengaku belum menerima hasil resmi dari pemeriksaan tubuh ikan itu.
"Insya Allah satu atau dua hari ini keluar," jelasnya.
Apapun hasil pemeriksaan nanti, pihaknya akan memantau ikan-ikan haruan, terlebih yang didapat di Sanipah."Layak atau tidak konsumsi, nanti akan kami tindaklanjuti juga," tutupnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, BPBAT membenarkan ada sampel yang masuk untuk diuji.
"Sampel ikan Gabus dari Dinas Kabupaten Tala sudah masuk kepada kita," kata Puji Widodo, bagian pelayanan BPBAT.
Untuk hasilnya, Puji mengatakan tidak bisa membocorkan selain kepada konsumen yang meminta penelitian. Hal ini katanya sesuai kode etik untuk menjaga kerahasiaan.
Dari penyelidikan atas berbagai sumber, baik ikan air laut atau ikan air tawar bisa sama-sama memiliki parasit. Bahayanya, ketika menginfeksi gejala yang ditimbulkan beragam mulai dari masalah pencernaan hingga kanker hati.
Cacing parasit dalam ikan sendiri sebelumnya pernah terjadi pada Maret 2018 silam. Saat itu cacing ditemukan dalam ikan sarden. Untuk temuan parasit dalam ikan gabus juga pernah ditemukan mahasiswa Universitas Riau saat penelitian di di Desa Sawah, Kampar Utara, Riau. Mereka menemukan 18 dari 60 ikan haruan terinfeksi parasit. Di tahun yang sama, mahasiswa dari Unsyiah juga menemukan sampel ikan haruan berparasit di Desa Meunasah, Aceh. (ard/rvn/ay/ran)
Editor : Arief