Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Walau Biaya Sewa Mahal, Minat Pedagang Pasar Wadai Banjarbaru Tetap Tinggi

Arief • Jumat, 18 Mei 2018 | 11:26 WIB
walau-biaya-sewa-mahal-minat-pedagang-pasar-wadai-banjarbaru-tetap-tinggi
walau-biaya-sewa-mahal-minat-pedagang-pasar-wadai-banjarbaru-tetap-tinggi

BANJARBARU - Pasar Wadai Ramadan, Kamis (17/5) kemarin resmi dibuka oleh Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani. Ratusan pengunjung terlihat langsung memadatinya, untuk membeli aneka menu berbuka puasa.


Meski harga stan dipatok lumayan mahal, seluruh tempat terlihat dipenuhi pedagang. Bahkan, Hakim dari Boostcorp selaku pelaksana Pasar Wadai mengungkapkan, jumlah stan tahun ini lebih banyak dibandingkan sebelumnya. "Target kami 140 stan, ternyata pedagang yang mendaftar mencapai 160 stan. Lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 140-an stan," katanya.


Bertambahnya stan, menurutnya semakin menambah ramai pasar yang terletak di Jalan Taman Gembira, tepat di samping Kolam Renang Idaman tersebut. "Semakin banyak yang berjualan, maka otomatis bertambah banyak pula pengunjungnya," ujarnya.


Dia menuturkan, walaupun harga sewa stan disebut mahal. Akan tetapi jika dibandingkan dengan tahun lalu harganya relatif lebih murah. "Tahun lalu satu meja Rp800 ribu, dalam satu tenda ada tiga meja  dengan jumlah sewa Rp2,4 juta. Kalau tahun sekarang, walaupun satu mejanya Rp900 ribu tapi kalau satu paket dengan tenda hanya Rp1,5 juta," ujarnya.


Sementara itu, Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani menyambut gembira dengan dibukanya Pasar Wadai Ramadan. "Pasar ini sudah menjadi tradisi setiap bulan Ramadan, dalam rangka menyemarakkan bulan puasa," ujarnya.


Dia meminta supaya para pedagang tidak mematok harga tinggi barang dagangan mereka. Agar, kuliner dapat dijangkau oleh semua kalangan. "Selain itu, saya harap para pedagang juga selalu menjaga kebersihan dan ketertiban. Supaya pengunjung tidak risih datang ke sini," pungkasnya. (ris/by/bin)

Editor : Arief