BATULICIN - Permodalan merupakan hal penting yang harus dimiliki dalam melakukan usaha. Permasalahan permodalan sering menjadi kendala dalam mengembangkan usaha tersebut. Demikian disampaikan Kasi Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi Indra A Marganata.
Dikatakannya, untuk menyikapi permasalahan permodalan bagi pelaku usaha di sini, Disnakertranskop dan UM Tanbu bekerja sama dengan Lembaga Penyaluran Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Republik Indonesia (LPDB KUMKM RI) melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembuatan Proposal LPDB KUMKM.
Diklat dilaksanakan di Rumah Makan Bumbu Desa Batulicin, Selasa (8/5). “Diharapkan dengan Diklat ini dapat membantu koperasi dan usaha mikro di Tanah Bumbu dalam mengatasi masalah permodalan dengan mengakses permodalan melalui LPDB,” jelas Indra.
Dijelaskannya, LDPB KUMKM merupakan satuan kerja Kementerian Koperasi dan UKM di bidang pembiayaan yang mengelola dana bergulir untuk perkuatan permodalan bagi koperasi dan UMKM.
Ia menambahkan, melalui Diklat ini para peserta yang terdiri dari pengurus koperasi dan UKM dapat mengetahui LPDB dan mengetahui pembiayaan, sekaligus memahami cara mengakses permodalan melalui LPDB KUMKM. “Semoga Diklat ini membawa manfaat yang besar untuk kemajuan koperasi dan usaha mikro di masa yang akan datang,” katanya.
Hadir sebagai nara sumber pada Diklat tersebut Kabag Bisnis LPDB KUMKM RI Sony Novianto. (kry/ij/ram)
Editor : Arief