Tak Perlu Lagi Antri Lama Ambil Obat di Depo Farmasi, Masyarakat Terbantu Adanya Layanan Obatku RSUD Hadji Boejasin Pelaihari

Norsalim Yahya • Dipublikasikan Kamis, 31 Oktober 2024 | 17:53 WIB
TERBANTU:Petugas dari PT Pos Indonesia mengantarkan obat yang dipesan pasien melalui layanan Obatku yang dikembangkan RSUD Hadji Boejasin.(Foto:Humas RSUD Hadji Boejasin untuk Radar Banjarmasin)
TERBANTU:Petugas dari PT Pos Indonesia mengantarkan obat yang dipesan pasien melalui layanan Obatku yang dikembangkan RSUD Hadji Boejasin.(Foto:Humas RSUD Hadji Boejasin untuk Radar Banjarmasin)

PELAIHARI - Sejak resmi diluncurkan pada 1 Oktober 2024 lalu, layanan obat antar kerumah atau obatku Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Boejasin Pelaihari sangat banyak dirasakan manfaatkan oleh masyarakat.

Pasalnya layanan yang bekerja sama dengan PT Pos Indonesia ini membuat keluarga pasien tak perlu lagi repot antri di depo farmasi, karena petugas dapat langsung mengantarkan obat ke rumah pasien.

Ahmad Hudari, Branch Manager PT Pos Indonesia Cabang Pelaihari mengatakan hingga saat ini jumlah pengguna layanan itu masih standar. “Jumlahnya sekitar 10 hingga 30 paket obat yang dikirim per hari,” katanya.

Untuk proses pengirimannya, pihak RSUD Hadji Boejasin akan mengirimkan paket obat yang dipesan pasien ke PT Pos Indonesia. Kemudian, paket obat tersebut diantar diantar ke rumah pasien. “Biasanya dikirim setiap pukul 15.00 Wita,” ujar Hudari.

Untuk wilayah Pelaihari, paket obat tersebut akan diantar pada hari yang sama. Untuk kendala terbilang minim, menurutnya hanya kesulitan menghubungi nomor telepon pasien. “Paket obat diantar sesuai alamat di KTP (Kartu Tanda Penduduk) pemesan,” terangnya.

Dikatakannya, layanan obatku buka dari hari Senin sampai Sabtu. Obat yang dipesan pada hari Minggu, maka pengiriman dilakukan pada hari berikutnya. “Biaya pengantaran ditanggung penerima obat, yakni Rp18 ribu untuk pengiriman normal. Jika diantar esok hari hanya Rp7.500,” tutupnya.

Editor : Fauzan Ridhani
RSUD Hadji Boejasin Pelaihari pasien obat Pelaihari kabupaten tanah laut