PELAIHARI - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Boejasin Pelaihari bersama PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Cabang (Kanca) Banjarbaru melakukan tanda tangan surat perjanjian kerjasama jasa ekspedisi program antar obat ke rumah (obatku) pada Jumat (6/9/2024).
Penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut dilakukan langsung Direktur RSUD Hadji Boejasin drg Budi Rukhiyat.
Sedangkan dari PT Pos Indonesia diwakili Executive Manager PT Pos Kanca Banjarbaru, Arif Zulfahri.
Disaksikan langsung Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tala dr Hj Isna Farida, beserta jajaran RSUD Hadji Boejasin dan PT Pos Indonesia.
Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Non Medik pada RSUD Hadji Boejasin Mahyuni Hidayat menjelaskan inovasi program obat antar kerumah atau obatku pada RSUD Hadji Boejasin bertujuan sebagai solusi terhadap waktu tunggu pengambilan obat yang kadang lama.
“Tujuan lain adalah untuk dapat lebih memberi kepuasan kepada pasien,” ujarnya.
Selanjutnya, Mahyuni menjelaskan bahwa depo farmasi mempunyai peranan yang sangat krusial dalam roda pelayanan pasien di rumah sakit.
“Depo farmasi menjadi muara terakhir kunjungan pasien. Disana ribuan obat dengan berbagai resep dan racikan mengalir ke pasien yang berkunjung setiap harinya,” ungkapnya.
Dalam upaya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pasien dalam berobat maka RS Hadji Boejasin dan PT Pos Indonesia melakukan kerjasama dalam jasa penghantaran obat ke rumah pasien.
“Jadi pasien dapat memilih dalam mengambil obat, apakah obat diambil sendiri atau diantarkan oleh pos,” tuturnya.
Kepala Dinkes Tala, dr Hj Isna Farida, berharap inovasi ini dapat mengurai antrian obat pasien, sehingga menciptakan layanan yang lebih baik di RS Hadji Boejasin, terutama bagi pasien klinik rawat jalan.
Executive Manager PT Pos Indonesia Kanca Banjarbaru, Arif Zulfahri mengatakan kerjasama ini bisa menjadi proyek percontohan dalam integrasi sistem layanan di rumah sakit.
Adapun untuk tarif layanan yang akan dibebankan, sebutnya, akan disesuaikan dengan standar tarif PT Pos Indonesia.
“Program ini akan dimulai pada awal Oktober 2024,” tutupnya. (sal).
Editor : Arief