BANJARMASIN - Memperingati Hari Perhubungan Nasional Tahun 2024, Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Banjarmasin, menyerahkan sertifikat E-Pas Kecil kepada Nelayan Desa Kuin Kacil, Kabupaten Banjar, kemarin (17/9).
Tak hanya itu sebanyak motoris speed menerima life jacket sebagai sarana keselamatan berlayar.
Diserahkan saat pelaksanaan upacara peringatan HUT Perhubungan di Halaman Kantor KSOP Kelas 1 Banjarmasin, di Jalan Duyung Raya, Banjarmasin Barat.
Program ini sejalan dengan keinginan Menteri Perhubungan yang mana semua insan perhubungan diminta untuk meningkatkan konektivitas antarmoda, dapat menghadirkan transportasi yang aman dan itu sudah dilakukan oleh KSOP Kelas 1 Banjarmasin.
Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Samsudin mengatakan penerbitan E-Pas Kecil upaya memberikan kepastian keberadaan kapal-kapal sebagai identitas atau dokumen pemilik kapal nelayan di wilayah Kabupaten Banjar, untuk melaut.
Samsudin menyebutkan dimomentum HUT Perhubungan Nasional Tahun 2024 ini, KSOP Kelas 1 Banjarmasin telah menerbitkan sebanyak 20 dokumen berupa pas kecil kepada nelayan di Kecamatan Aluh-aluh.
"Selain itu memberikan alat keselamatan berlayar berupa life jacket gratis sebanyak 50 buah, kepada para motoris transportasi sungai," ucapnya.
Samsudin mengutarakan KSOP telah mempermudah pelayanan terhadap nelayan sebagai bentuk dukungan untuk sektor perikanan.
"Ini sejalan dengan arahan menteri perhubungan Budi Karya dan itu sudah dilakukan oleh KSOP Kelas 1 Banjarmaisn ," ujarnya.
HUT Perhubungan mengusung tema "Transportasi Maju, Nusantara Baru".Melalui tema tersebut bermakna tentang semangat kolaborasi dan sinergi dengan seluruh stakeholder sektor perhubungan.
"Harapan untuk mewujudkan transportasi yang lebih maju. Mari kita bersama-sama mewujudkan transportasi yang lebih maju untuk kehidupan negara Indonesia baru yang lebih baik," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Banjar Agus S mengucapkan terima kasih atas perhatiannya dapat membantu pihaknya dan para nelayan yang ada di wilayah Kabupaten Banjar, mendapatkan pas kecil.
"Terima kasih sudah memfasilitasi nelayan kami dalam penerbitan pasal kecil," ucap Agus.
Di Kabupaten Banjar sendiri ada empat kecamatan yang diayomi oleh pihaknya, yaitu di Kecamatan Aluh-Aluh, Sungai Tabuk, Guntung Baru dan Aranio. Sedikitnya sekitar 1870 nelayan, kapal sebanyak 408 buah.
"Kami merasa sangat beruntung nelayan kami diperhatikan dengan difasilitasi pembuatan pas kecil, semoga kerja sama ini terus terjalin dengan baik dan berkelanjutan, pastinya harapan kami semua nelayan yang kami ayomi semuanya bisa mendapatkan pas kecil," harap Agus.(lan)
Editor : Arief