BANJARMASIN - Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) menggelar acara Penyambutan IBFL Batch 5 di ULM Lecturer Building, Banjarmasin, Senin (9/9).
Sesuai tajuknya, agenda tersebut dalam rangka menyambut mahasiswa penerima beasiswa Adaro Indonesia Bright Future Leader (IBFL) generasi kelima.
Mereka berjumlah 100 orang. Beasiswa ini senilai Rp11.268.656.000. Diserahkan secara simbolis lewat penekanan tombol kick off.
IBFL merupakan program beasiswa YABN yang digagas sejak 2018 lalu. Program ini bertujuan untuk memajukan generasi muda lewat jalur perkuliahan, dengan menggaet kampus-kampus terbaik negeri. Salah satunya Universitas Lambung Mangkurat.
Program ini tak hanya menanggung biaya uang kuliah tunggal (UKT) tetapi juga biaya hidup dan pengembangan soft skill mahasiswa.
Adaro dan ULM berkomitmen mencetak generasi emas Indonesia dengan menunjang pendidikan anak muda sesuai dengan minat bakatnya. Hingga saat ini, lebih dari 500 mahasiswa ULM masuk dalam program ini.
Ketua Dewan Pengawas YABN, Budi Bowoleksono mengatakan, ini merupakan momen yang spesial karena dapat menyambut ratusan mahasiswa baru sebagai penerima beasiswa IBFL.
“Selamat datang kepada penerima Adaro IBFL batch 5 yang akan menimba ilmu di ULM,” ucap lelaki yang akrab disapa Soni itu.
Ia mengungkapkan, beasiswa ini tak hanya soal pembiayaan, tetapi juga pendampingan. Mahasiswa dibimbing oleh tim YABN untuk melakukan persiapan, perkuliahan, bahkan hingga lulus nanti.
“Pendampingan ini penting, mengingat penerima beasiswa ini juga datang dari daerah untuk ke Banjarmasin,” ujar Soni.
Para penerima beasiswa ini datang dari berbagai daerah di lingkungan perusahaan Adaro, seperti Balangan, Tabalong, Barito Timur dan Barito Selatan. Mereka masuk ke berbagai program studi di ULM sesuai minat masing-masing.
“Semangat menggapai cita-citanya, kejar mimpi setinggi-tingginya. Saya optimis melihat wajah-wajah mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor ULM Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Rusmin Nuryadin dalam sambutannya mengapresiasi Adaro atas komitmennya memajukan generasi muda bangsa.
“Terimakasih telah memilih ULM sebagai mitra dalam pelaksanaan program beasiswa ini,” ucapnya.
Menurutnya, IBFL adalah role model. Harapannya agar perusahaan lain mencontoh model beasiswa komplet seperti yang ada pada Adaro.
“Penerima beasiswa ini mendapat pengalaman yang berbeda, mulai pendampingan, pengalaman pendidikan, bahkan setelahnya masih difasilitasi,”
Rusmin juga berpesan, agar mahasiswa memanfaatkan momen ini sebaik mungkin. “Gunakanlah kesempatan ini untuk menimba ilmu, karena rantai kemiskinan dapat diputus lewat pendidikan,” ujarnya.
Salah seorang penerima beasiswa Adaro IBFL batch 5, Ridan mengaku senang dan bersyukur karena masuk dalam beasiswa ini. Ia kini berkuliah di jurusan Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, ULM.
“Adaro lewat program IBFL telah merangkul saya agar bisa mengeyam pendidikan di perguruan tinggi. Terimakasih banyak,” ucap alumnus MAN 2 Balangan itu.
Ridan membagikan pengalaman hidupnya yang penuh cobaan. Mulai dari broken home, terhimpit ekonomi, dan keinginan bersekolah hingga jenjang tinggi yang terasa mustahil.
“Ada jalan selagi berani bermimpi. Saya bertekad menjadi orang yang sukses dan bercita-cita menjadi politikus suatu saat nanti,” pungkasnya.
Editor : Arief