Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Turunkan Stunting Melalui Pemberian Modifikasi Formula Ikan Haruan dan Ayam

M. Syarifuddin • Rabu, 28 Agustus 2024 | 16:17 WIB
PEMBUATAN: Proses pembuatan formula kaya protein oleh mahasiswa Jurusan Gizi Polkessin.
PEMBUATAN: Proses pembuatan formula kaya protein oleh mahasiswa Jurusan Gizi Polkessin.

BANJAR- Poltekkes Kemenkes Banjarmasin melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Kampung Melayu Kabupaten Banjar pada bulan Juni 2024. Beberapa mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, dan didampingi dua orang dosen, Magdalena A MKes dan Fathuraahman SKM MKes melakukan kegiatan tersebut.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Magdalena menyampaikan bahwa pihaknya memilih Desa Melayu Tengah, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar pada kegiatan pengabdian masyarakat kali ini.

Magdalena menjelaskan, bahwa Kabupaten Banjar terus berupaya menurunkan angka prevalensi stunting di wilayahnya. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar pada Maret 2023, ditemukan 188 balita stunting di Puskesmas Martapura Timur, termasuk 11 balita dari Desa Melayu Tengah.

“Data ini mendorong kita untuk melaksanakan Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) di Desa Melayu Tengah, yang berfokus pada edukasi pencegahan stunting bagi para kader dan ibu balita, serta pelatihan pembuatan formula makanan bergizi,” ucapnya.

Kegiatan yang berlangsung pada 25 Juni 2024 ini, dibuka oleh Kepala Desa Kampung Melayu dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ibu Kepala Desa, Tenaga Gizi Puskesmas Melayu Timur, tim dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banjar, serta para kader dan ibu balita.

Magdalena A MKes dan Fathurrahman SKM MKes menjadi narasumber dalam kegiatan pengabdian masyarakat kali ini.

MOMEN: Foto bersama Tim Polkessin, kader dan ibu balita stunting saat kegiatan pengabdian masyarakat.
MOMEN: Foto bersama Tim Polkessin, kader dan ibu balita stunting saat kegiatan pengabdian masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Magdalena berharap dapat mengedukasi kader Posyandu dan ibu balita stunting mengenai pencegahan stunting, serta melatih mereka dalam pembuatan formula ikan haruan dan formula ayam.

“Kita juga melakukan pendampingan selama enam hari bagi ibu-ibu balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur,” bebernya.

Adapun hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan para kader, dari 84,21% menjadi 94,74%, serta pengetahuan ibu balita dari 63,64% menjadi 81,82%. Selain itu, terjadi peningkatan berat badan pada 9 balita dan peningkatan tinggi badan pada 4 balita.

“Kita telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik dan mendapatkan hasil yang baik juga. Semoga memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para kader dan ibu balita stunting, sehingga anak-anak mereka dapat tumbuh sehat dan cerdas, mencapai masa depan yang cerah,” tuturnya.(*/dyt)

Editor : Arief
#Poltekkes Kemenkes Banjarmasin #Banjar