Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kisah Reza Maulana: Dari Beasiswa Adaro Demi Kontribusi Membangun Kalimantan

Ibnu Dwi Wahyudi • Jumat, 21 Juni 2024 | 15:58 WIB
REZA MAULANA : Pemuda asal Babirik yang kini bekerja di PT Rehabilitasi Lingkungan Indonesia.
REZA MAULANA : Pemuda asal Babirik yang kini bekerja di PT Rehabilitasi Lingkungan Indonesia.

TANJUNG - Ini kisah tekad dan perjuangan mahasiswa di universitas terbaik Indonesia, Institut Pertanian Bogor.

Ia adalah Reza Maulana. Pria kelahiran 28 Juli 1999, berasal dari Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan.

2017, dia mendapat Beasiswa Utusan Daerah (BUD) yang dihadirkan PT Adaro Indonesia untuk wilayah sekitar operasionalnya.

Awalnya melalui pamflet yang dibagikan di sekolahnya, SMA di Amuntai, HSU, Reza mendapat informasi beasiswa. Meminta bantuan guru, dia mendaftar.

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui saat seleksi beasiswa. Mulai dari penilaian rapor, tes tertulis akademik, hingga psikotes.

“Alhamdulillah, pertama kali mendaftar dan berhasil lolos mendapat beasiswa,” katanya.

Namun keberhasilan lolos beasiswa bukan sekadar dari usahanya semata. Yang paling banyak berasal dari dukungan orang tua.

Ayah Reza seorang petani dan pelaku UMKM. Beasiswa pendidikan tinggi di luar pulau itu membuatnya bangga terhadap anaknya.

Merantau seorang diri ke Bogor bukanlah hal yang terlalu sulit bagi Reza karena sudah pengalaman hidup sendiri saat di SMA.

“Pesan orang tua jaga diri, jaga pergaulan. Dan yang terpenting jaga kesehatan, kalau sakit, tidak ada orang tua yang bisa menjaga,” cerita Reza.

Jurusan Manajemen Hutan diambil Reza berkuliah di Universitas IPB. Itu karena keterbatasan kuota jurusan Agronomi & Hortikultura dan Manajemen Lahan.

Setelah empat tahun berkuliah, ternyata Reza berhasil menyelesaikan studinya dengan IPK 3.41.

Setelah lulus, Reza magang di Badan Kerja Sama Internasional Jerman (GIZ) dalam bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya perbaikan lahan gambut dan mangrove di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Pengalaman ini memberinya wawasan dan keterampilan yang sangat berguna.

Perjalanan hidup siapa yang tahu. Proses magang membuatnya bertemu lagi dengan Adaro.

Reza diterima kerja di PT Rehabilitasi Lingkungan Indonesia salah satu perusahaan Adaro Group di wilayah Tabalong, Kalimantan Selatan.

Padahal, beasiswa itu tidak ada kewajiban terikat untuk kembali ke daerah asal. Tapi ini semua untuk berkontribusi dan membangun Kalimantan. Terutama di Tabalong.

“Adaro juga mengharapkan saya dapat mengembangkan daerah,” katanya.

Editor : Arief
#PT ADARO #YABN