BANJARMASIN - Dalam rangka pencegahan pernikahan dini di kalangan remaja di Kalimantan Selatan, mahasiswa S2 Kebidaan Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta ( UNISA )
melakukan edukasi langsung kepada remaja, kegiatan ini juga dalam rangka menempuh praktik pemberdayaan dalam kebidanan.
seperti yang dilakukan Eka Damayanti mahasiswa S2 Universitas Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) yang melakukan edukasi kepada remaja dengan tema Pemberdayaan Remaja Melalui inovasi "Kotesa (Konselor Teman Sebaya) dalam upaya preventif Pernikahan Usia Dini dengan pendekatan Health Belief Model, kegiatan digelar di Panti Asuhan Aisyiyah Banjarmasin yang gelar Senin (10/06).
Eka menjelaskan, edukasi kepada remaja sangat penting untuk memberikan pengetahuan tentang dampak pernikahan dini bagi remaja terutama perempuan
"Kami ingin meningkatkan pengetahuan dan kesadaran bagi remaja tentang bahaya pernikahan dini, tentunya kegiatan ini diharapkan bisa menekan angka pernikahan dini di Kalsel," ungkapnya.
Pada kegiatan ini, Dr Dhesi Ari Astuti MKes sebagai pembimbing Akademik dan Prof Dr Mufdlilah SIT MSc
sebagai penanggung jawab praktek pemberdayaan Universitas 'Asyiyah Yogyakarta
Diakuinya, kebanyakan remaja yang melakukan pernikahan dini karena minimnya pengetahuan yang mereka dapat tentang bahaya pernikahan dini.
Sementara itu, Dra Hj Ida Rahmatiah, MM Ketua Aisyiyah Cabang Banjarmasin wilayah 8 mengaku, sangat apresiasi dengan kegiatan edukasi ini.
"Saya berharap lewat edukasi yang rutin dilakukan , maka para remaja bisa mendapat pengetahuan dan ini akan bisa mencegah terjadinya pernikahan.
Editor : Muhammad Helmi