PT Arutmin Indonesia turut serta dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Banua. Emergency Response Team (ERT) pun diturunkan.
ERT pun mengikuti apel pagi Pengendalian Karhutla di Posko Guntung Damar, Banjarbaru, Jumat (6/10). Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Danrem 101 Antasari, Brigjen Ari Aryanto.
Turut serta dalam kegiatan itu, jajaran TNI, Polri, Polisi Kehutanan, Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup dan ESDM Provinsi Kalimantan Selatan.
Tim Pengendalian Karhutla pun diberi arahan terkait lokasi. Selanjutnya berangkat menuju titik yang ditentukan untuk melakukan proses pembasahan.
Selain mengirimkan Personel ERT, PT Arutmin Indonesia mengirim Mobil Rescue dan peralatan penanganan kebakaran. Diantaranya mesin pompa portable Tohatsu V75DSM, hose, nozzle, jet shooter, baju dan sepatu fire, helm rescue dan SCBA (Self Contained Breathing Apparatus) dan sebagainya.
Kepala Kantor PT Arutmin Indonesia - Banjarbaru, Dhangku Putra Wijaya P mengatakan, kerja sama semua pihak dibutuhkan untuk mengatasi musibah ini.
"Hari ini Tim ERT Arutmin turut serta memadamkan api dan pembasahan lahan gambut area Kompleks Megah Damar Sejahtera," terangnya.
Dhanku berharap, keterlibatan Arutmin membawa dampak positif bagi percepatan penanganan karhutla. Kejadian ini harus segera tertangani, agar warga Banua kembali menghirup udara segar tanpa asap.
"Asap kebakaran ini membuat kualitas udara Kalsel menjadi tidak baik. Semoga upaya tim dapat mengurangi dampak karhutla," pungasnya. (tia) Editor : Muhammad Helmi