Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

PLN Siap Dukung Investasi Sektor Industri

Muhammad Helmi • Selasa, 24 Oktober 2023 | 21:25 WIB
JUAL BELI: Foto bersama manajemen PT PLN UID Kalselteng dan PT SMART sambil memegang SPJBTL.
JUAL BELI: Foto bersama manajemen PT PLN UID Kalselteng dan PT SMART sambil memegang SPJBTL.
BANJARBARU – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan (UID Kalselteng) bersama PT Sinar Mas Agro Resources & Technology Tbk (PT SMART) menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan daya 20 MVA (Mega Volt Ampere). Ini untuk keperluan industri pengolahan kelapa sawit di Tarjun, Kabupaten Kotabaru, Kalsel.

Penandatanganan berlangsung di Aryaduta Menteng Hotel, Jakarta Senin (23/10). PLN sebagai pihak pertama diwakili oleh General Manager PLN UID Kalselteng Muhammad Joharifin dan PT SMART sebagai pihak kedua diwakili Wakil Direktur Utama, DR Ing Gianto Widjaja.

Muhammad Joharifin mengatakan PLN siap mendukung geliat investasi dan suksesi program hilirisasi sektor industri di Kalimantan. “Hadirnya PLN dalam mendukung program hilirisasi sektor industri kelapa sawit sesuai peraturan Menteri Perindustrian Nomor 13 Tahun 2010 tentang peta panduan pengembangan klaster industri hilir kelapa sawit. Ini menjadi prakarsa penentuan prioritas pengembangan industri hilir kelapa sawit,“ ujar Joharifin.

Photo
Photo
DARI KIRI: Wakil Direktur Utama PT SMART, DR Ing Gianto Widjaja dan General Manager PLN UID Kalselteng, Muhammad Joharifin saat prosesi tandatangan SPJBTL di Hotel Aryaduta Menteng Hotel, Senin (23/10).(Foto-foto: PLN UID Kalselteng/Radar Banjarmasin)

Joharifin menambahkan suplai listrik ke site industri kelapa sawit PT SMART ini merupakan pelanggan tegangan menengah terbesar di Kalselteng. “Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi semua pihak, khususnya PLN Grup. Sehingga, milestone penandatanganan PJBTL dapat kita laksanakan,“ kata Joharifin.

Ia juga mengapresiasi PT SMART atas kepercayaannya menggunakan listrik dari PLN. Sebelumnya, PT SMART mengelola sendiri kebutuhan listrik (captive power) sebesar 26 Mega Watt (MW). “Sebuah langkah yang sangat bagus diambil oleh PT SMART dengan mengalihkan kebutuhan listriknya hanya dari PLN. Sebab, mengelola pembangkit listrik membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit. Jadi, sekarang PT SMART bisa lebih menghemat bahan bakar dan fokus untuk produksi saja,“ kata Joharifin.

Optimisme PLN dalam melakukan akuisisi captive power beberapa industri di Kalselteng didukung oleh surplus daya sistem kelistrikan Kalseltengtim hingga 264 MW. Sehingga, sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan industri dan bisnis di Kalselteng. “PLN tidak berhenti membangun pembangkit-pembangkit baru yang siap menyongsong pertumbuhan industri dan bisnis di Kalimantan. Bagi para pengusaha yang akan berinvestasi di Kalimantan, kami tegaskan PLN akan menyiapkan listriknya. Sesuai tagline Anda fokus mengurus bisnisnya, kami yang urus listriknya,” sambungnya.

Chief Executive Officer (CEO) PT SMART, Budiono Muljono mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PLN Grup yang telah merealisasikan akuisisi kebutuhan listrik di pabriknya. “Saya atas nama perusahaan mengapresiasi semua pihak yang telah merealisasikan penandatanganan PJBTL ini setelah melewati diskusi yang cukup panjang. Dengan listrik PLN ini, otomatis biaya operasi kami jadi lebih hemat dan efisien, sehingga bisa fokus untuk produksi saja. Terima kasih PLN Grup,“ tutup Budiono.(muz/ij/oza) Editor : Muhammad Helmi
#PT PLN Persero