alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Friday, 12 August 2022

Sepuluh Kg Sabu Gagal Edar, Diduga Jaringan Internasional

BANJARMASIN – Ditresnarkoba Polda Kalsel berhasil mengungkap jaringan narkotika lintas provinsi jenis sabu-sabu seberat 10 Kg.

Narkoba itu dibawa dua tersangka dari Kalbar. Mereka adalah Eko Bayu Saputro dan Erry Teguh Fakhlevy. Keduanya warga Banjarmasin yang berperan sebagai kurir.

“Mereka, bahkan diduga berasal dari jaringan luar negeri. Ditangkap Jumat (22/7) Juli lalu,” kata Direktur Resnarkoba, Kombes Pol Tri Wahyudi, Selasa (2/8) pagi, saat gelar perkara.

Terungkap, jaringan ini dikendalikan oleh seseorang dari dalam Lembaga Permasyarakatan (lapas). “Inisialnya D, kami masih pengembangan dan kalau terbukti kami jemput,” bebernya.

Tak hanya dikendalikan dari lapas, dari pengembangan polisi, jaringan ini diduga dari peredaran dan pemasok segitiga emas, Myanmar, Laos dan Kamboja.

Baca Juga :  Ada Apa Nih..? Puluhan ASN Pemko Banjarmasin Dites Urine

Dari pengakuan tersangka, dia baru pertama melakukan tindakan kejahatan. “Baru pertama,” ucap Eko memelas. (mof/tri)

BANJARMASIN – Ditresnarkoba Polda Kalsel berhasil mengungkap jaringan narkotika lintas provinsi jenis sabu-sabu seberat 10 Kg.

Narkoba itu dibawa dua tersangka dari Kalbar. Mereka adalah Eko Bayu Saputro dan Erry Teguh Fakhlevy. Keduanya warga Banjarmasin yang berperan sebagai kurir.

“Mereka, bahkan diduga berasal dari jaringan luar negeri. Ditangkap Jumat (22/7) Juli lalu,” kata Direktur Resnarkoba, Kombes Pol Tri Wahyudi, Selasa (2/8) pagi, saat gelar perkara.

Terungkap, jaringan ini dikendalikan oleh seseorang dari dalam Lembaga Permasyarakatan (lapas). “Inisialnya D, kami masih pengembangan dan kalau terbukti kami jemput,” bebernya.

Tak hanya dikendalikan dari lapas, dari pengembangan polisi, jaringan ini diduga dari peredaran dan pemasok segitiga emas, Myanmar, Laos dan Kamboja.

Baca Juga :  Ada Apa Nih..? Puluhan ASN Pemko Banjarmasin Dites Urine

Dari pengakuan tersangka, dia baru pertama melakukan tindakan kejahatan. “Baru pertama,” ucap Eko memelas. (mof/tri)

Most Read

Artikel Terbaru

/