alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 14 August 2022

Lakukan Pembahasan Terkait Banjir di Kotabaru

KOTABARU- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotabaru sikapi banjir yang terjadi belakangan ini di pusat kota Kabupaten Kotabaru.

Hal ini dibuktikannya dengan mengundang pihak-pihak terkait, untuk melakukan pembahasan di rapat gabungan komisi.

Dalam undangan tersebut, pertemuan dijadwalkan pada besok Senin (1/ 8) dengan agenda membicarakan penanganan banjir akibat tingginya curah hujan di Kotabaru.

Syairi Mukhlis Ketua DPRD Kotabaru dalam keterangannya Minggu (31/7) mengatakan, DPRD Kotabaru mengundang SKPD untuk duduk bersama dalam Rapat Gabungan Komisi DPRD Kotabaru.

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut, bukan mencari siapa yang salah atas banjir yang terjadi di Kotabaru.

Tapi, mencari solusi dan langkah strategis untuk penanganannya. Baik dalam jangka pendek atau jangka panjang.

Baca Juga :  Dinas PUPR akan Terjunkan Pasukan Turbo, Serbu Drainase Buntu di Kuripan

Agar nantinya, dituangkan dalam APBD perubahan atau APBD 2023.

“Mungkin, banjir yang terjadi memang karena tidak siapnya infrastruktur yang ada. Baik drainase atau kondisi sungai kita dalam tata kelola kota. Intinya ini yang akan kita bahas nantinya,” tutup Syairi. (Jum)

KOTABARU- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotabaru sikapi banjir yang terjadi belakangan ini di pusat kota Kabupaten Kotabaru.

Hal ini dibuktikannya dengan mengundang pihak-pihak terkait, untuk melakukan pembahasan di rapat gabungan komisi.

Dalam undangan tersebut, pertemuan dijadwalkan pada besok Senin (1/ 8) dengan agenda membicarakan penanganan banjir akibat tingginya curah hujan di Kotabaru.

Syairi Mukhlis Ketua DPRD Kotabaru dalam keterangannya Minggu (31/7) mengatakan, DPRD Kotabaru mengundang SKPD untuk duduk bersama dalam Rapat Gabungan Komisi DPRD Kotabaru.

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut, bukan mencari siapa yang salah atas banjir yang terjadi di Kotabaru.

Tapi, mencari solusi dan langkah strategis untuk penanganannya. Baik dalam jangka pendek atau jangka panjang.

Baca Juga :  Ketinggian Air sudah Satu Meter, Jalan Nasional di Angsana ikut Terendam

Agar nantinya, dituangkan dalam APBD perubahan atau APBD 2023.

“Mungkin, banjir yang terjadi memang karena tidak siapnya infrastruktur yang ada. Baik drainase atau kondisi sungai kita dalam tata kelola kota. Intinya ini yang akan kita bahas nantinya,” tutup Syairi. (Jum)

Most Read

Artikel Terbaru

/