alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 14 August 2022

Rasain Gak Bisa Parkir Lagi..! Bola Beton Dipasang di Taman Van Der Pijl

BANJARBARU – Sempat dikeluhkan pengunjung Taman Air Mancur di kawasan Taman Van Der Pijl Banjarbaru. Akhirnya, Pemko Banjarbaru memasang penghalang atau blokade di depan teras taman air mancur.

Penghalang ini tampak sudah terpasang beberapa hari kemarin. Bentuknya bulat seperti bola. Ukurannya cukup besar. Materialnya dari semen. Tingginya sekitar lutut orang dewasa dengan dicat warna hijau, kuning dan merah.

Salah satu pengunjung taman, Aina mengaku senang dengan adanya penghalang ini. Sebab, ia yang memang tergolong rutin membawa keluarganya ke taman akhir pekan merasa terganggu jika ada motor yang parkir di area teras taman.

“Biasanya sampai malam tuh ada yang parkir dan kumpul-kumpul. Kalau kata orang itu apa namanya, geng motor. Ya mengganggu sih, soalnya jadi tidak bisa santai,” katanya.

Selain Aina, Furqan juga merespons senada. Dengan adanya penghalang ini ujarnya juga turut mencegah mobil atau motor parkir di kawasan taman. Hal ini katanya memang cukup mengganggu.

Baca Juga :  JANGAN LENGAH..! Covid Naik Lagi, di Banjarbaru sudah ada 47 Kasus Baru

“Apalagi kan lokasinya di pinggir jalan raya (A Yani) ya, biasanya banyak yang parkir. Ya bagus saja sih dihalangi, minimal tidak ada motor atau mobil yang bisa masuk ke dalam,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Pertamanan, Pemakaman dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Disperkim Kota Banjarbaru, Sartono memberikan penjelasannya soal pemasangan bola-bola penghalang ini.

Ditegaskannya, bahwa dipasangnya penghalang tersebut memang atas aspirasi dan keluhan pengunjung. Pihaknya juga beberapa kali mendapati bahwa bagian teras memang dijadikan parkir motor.

“Tak hanya di depan taman air mancur, tapi di depan jalan masuk taman Bougenville Banjarbaru juga kita pasang. Karena di sana juga sering dijadikan tempat parkir,” kata Wartono.

Baca Juga :  Tak Terserempet, Tapi Memang Terlindas ‘Bus Tayo’

Ia menegaskan bahwa area taman terutama yang berdampingan dengan badan Jalan A Yani bukan diperuntukkan untuk tempat parkir. Baginya, silakan jika komunitas ingin santai atau berkumpul, namun motornya jangan dibawa masuk area teras.

“Setelah dipasang kita lihat sudah tidak ada lagi, karena memang untuk motor lewat sulit celahnya. Kita juga tempatkan pot bunga. Jadi harapan kita ini bisa dijaga bersama fasilitasnya agar pengunjung dan juga pejalan kaki nyaman beraktivitas,” pesannya.

Ditanya mengapa memilih bentuk bola. Sartono menjawab bahwa ini agar penghalang tak melukai pengunjung. Sebab, bentuk bola lingkaran ini pandangnya tumpul di semua sisi.

“Ya juga secara estetika kan lebih bagus ketimbang semisal tiang atau pagar. Tapi yang jelas fungsinya untuk tadi, agar teras taman bisa lebih leluasa dan tidak ada yang parkir motor,” tuntasnya. (rvn/ij/bin)

BANJARBARU – Sempat dikeluhkan pengunjung Taman Air Mancur di kawasan Taman Van Der Pijl Banjarbaru. Akhirnya, Pemko Banjarbaru memasang penghalang atau blokade di depan teras taman air mancur.

Penghalang ini tampak sudah terpasang beberapa hari kemarin. Bentuknya bulat seperti bola. Ukurannya cukup besar. Materialnya dari semen. Tingginya sekitar lutut orang dewasa dengan dicat warna hijau, kuning dan merah.

Salah satu pengunjung taman, Aina mengaku senang dengan adanya penghalang ini. Sebab, ia yang memang tergolong rutin membawa keluarganya ke taman akhir pekan merasa terganggu jika ada motor yang parkir di area teras taman.

“Biasanya sampai malam tuh ada yang parkir dan kumpul-kumpul. Kalau kata orang itu apa namanya, geng motor. Ya mengganggu sih, soalnya jadi tidak bisa santai,” katanya.

Selain Aina, Furqan juga merespons senada. Dengan adanya penghalang ini ujarnya juga turut mencegah mobil atau motor parkir di kawasan taman. Hal ini katanya memang cukup mengganggu.

Baca Juga :  Jembatan Penghubung Siring Segera Digarap, Dermaga Speed Boat akan Dipindah

“Apalagi kan lokasinya di pinggir jalan raya (A Yani) ya, biasanya banyak yang parkir. Ya bagus saja sih dihalangi, minimal tidak ada motor atau mobil yang bisa masuk ke dalam,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Pertamanan, Pemakaman dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Disperkim Kota Banjarbaru, Sartono memberikan penjelasannya soal pemasangan bola-bola penghalang ini.

Ditegaskannya, bahwa dipasangnya penghalang tersebut memang atas aspirasi dan keluhan pengunjung. Pihaknya juga beberapa kali mendapati bahwa bagian teras memang dijadikan parkir motor.

“Tak hanya di depan taman air mancur, tapi di depan jalan masuk taman Bougenville Banjarbaru juga kita pasang. Karena di sana juga sering dijadikan tempat parkir,” kata Wartono.

Baca Juga :  Satpol PP Banjarbaru Temukan Indekos Jadi Sarang PSK Online

Ia menegaskan bahwa area taman terutama yang berdampingan dengan badan Jalan A Yani bukan diperuntukkan untuk tempat parkir. Baginya, silakan jika komunitas ingin santai atau berkumpul, namun motornya jangan dibawa masuk area teras.

“Setelah dipasang kita lihat sudah tidak ada lagi, karena memang untuk motor lewat sulit celahnya. Kita juga tempatkan pot bunga. Jadi harapan kita ini bisa dijaga bersama fasilitasnya agar pengunjung dan juga pejalan kaki nyaman beraktivitas,” pesannya.

Ditanya mengapa memilih bentuk bola. Sartono menjawab bahwa ini agar penghalang tak melukai pengunjung. Sebab, bentuk bola lingkaran ini pandangnya tumpul di semua sisi.

“Ya juga secara estetika kan lebih bagus ketimbang semisal tiang atau pagar. Tapi yang jelas fungsinya untuk tadi, agar teras taman bisa lebih leluasa dan tidak ada yang parkir motor,” tuntasnya. (rvn/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/