alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Thursday, 18 August 2022

Menuju Zona Hijau, Gubernur Minta Segera Distribusikan 43 Ribu Vaksin PMK

BANJARBARU – Dalam rangka menuju pembebasan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kalimantan Selatan, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor meminta Satgas Penanganan PMK segera distribusikan vaksin PMK. Sebanyak 43 ribu dosis diterima, Selasa (20/7). Vaksin ini akan dibagikan ke seluruh kabupaten/kota se Kalsel.

Vaksin tersebut diperuntukan bagi program vaksinasi ulang atau vaksinasi tahap II sebanyak 3.267 dosis. Sementara 39.633 dosis sisanya ditargetkan untuk vaksinasi baru.

Memantapkan distribusi 43 ribu vaksin PMK, Dinas Perkebunan dan Perternakan(Disbunnak) Kalsel melakukan rapat koordinasi dengan dinas yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan kabupaten/kota se Kalsel.

Dipimpin Kepala Disbunnak drh Suparmi, rapat secara daring itu juga dihadiri perwakilan BPBD, Kepala Balai Veteriner Banjarbaru, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin, Perwakilan Balai Pembibitan Ternak Unggul, dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Pelaihari.

Baca Juga :  Luar Biasa, Paman Birin Terima Penghargaan KPAI Tahun 2022

Untuk Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Banjar akan didistribusikan secara bertahap. Sesuai daya tampung penyimpanan mereka untuk menjaga rantai vaksin.

Dalam rapat tersebut juga diputuskan pelaksanaan vaksinasi ulang akan dilaksanakan mulai tanggal 25 hingga 30 Juli mendatang.

Kemudian, 39 ribu dosis akan didistribusikan ke Banjarmasin sebanyak 100 dosis, Banjarbaru 700 dosis, dan Banjar 5.800 dosis. Kemudian Kabupaten Tapin 3.800 dosis, Hulu Sungai Selatan 1.700 dosis, Hulu Sungai Tengah 2.800 dosis. Berlanjut ke Hulu Sungai Utara 800 dosis, Balangan 900 dosis, Tabalong 1.200 dosis, Tanah Laut 12.533 dosis, Tanah Bumbu 5.900 dosis, Kotabaru 2.400 dosis dan Barito Kuala 1.100.

“Untuk vaksin baru itu akan dilaksanakan mulai tanggal 26 hingga 7 Agustus dan diharapkan tanggal 10 Agustus sudah terlaporkan semua ke ISKHNAS,” jelas Suparmi.

Baca Juga :  Peringati Hari Air Sedunia, Gelar Penanaman Pohon dan Tabur Bibit Ikan

Sesuai arahan Gubernur Kalsel Paman Birin, bahwa percepatan realisasi vaksinasi PMK di Kalsel ini sangat penting dalam mendukung upaya pembebasan PMK di Kalsel.

Mengingat saat ini di Kalsel sudah tidak terjadi penambahan kasus baru, ia berharap vaksinasi ini dapat membantu perceparan Kalsel menuj Zona Hijau. “Semoga langkah-langkah dan upaya kita ini, Kalsel akan terus zona hijau dan tidak ada kasus PMK lagi,” harap Suparmi. (tia/adpim)

BANJARBARU – Dalam rangka menuju pembebasan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kalimantan Selatan, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor meminta Satgas Penanganan PMK segera distribusikan vaksin PMK. Sebanyak 43 ribu dosis diterima, Selasa (20/7). Vaksin ini akan dibagikan ke seluruh kabupaten/kota se Kalsel.

Vaksin tersebut diperuntukan bagi program vaksinasi ulang atau vaksinasi tahap II sebanyak 3.267 dosis. Sementara 39.633 dosis sisanya ditargetkan untuk vaksinasi baru.

Memantapkan distribusi 43 ribu vaksin PMK, Dinas Perkebunan dan Perternakan(Disbunnak) Kalsel melakukan rapat koordinasi dengan dinas yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan kabupaten/kota se Kalsel.

Dipimpin Kepala Disbunnak drh Suparmi, rapat secara daring itu juga dihadiri perwakilan BPBD, Kepala Balai Veteriner Banjarbaru, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin, Perwakilan Balai Pembibitan Ternak Unggul, dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Pelaihari.

Baca Juga :  ASN Kembali WFO 100 Persen

Untuk Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Banjar akan didistribusikan secara bertahap. Sesuai daya tampung penyimpanan mereka untuk menjaga rantai vaksin.

Dalam rapat tersebut juga diputuskan pelaksanaan vaksinasi ulang akan dilaksanakan mulai tanggal 25 hingga 30 Juli mendatang.

Kemudian, 39 ribu dosis akan didistribusikan ke Banjarmasin sebanyak 100 dosis, Banjarbaru 700 dosis, dan Banjar 5.800 dosis. Kemudian Kabupaten Tapin 3.800 dosis, Hulu Sungai Selatan 1.700 dosis, Hulu Sungai Tengah 2.800 dosis. Berlanjut ke Hulu Sungai Utara 800 dosis, Balangan 900 dosis, Tabalong 1.200 dosis, Tanah Laut 12.533 dosis, Tanah Bumbu 5.900 dosis, Kotabaru 2.400 dosis dan Barito Kuala 1.100.

“Untuk vaksin baru itu akan dilaksanakan mulai tanggal 26 hingga 7 Agustus dan diharapkan tanggal 10 Agustus sudah terlaporkan semua ke ISKHNAS,” jelas Suparmi.

Baca Juga :  Paman Birin Sebut Pentingnya Peran APIP Meningkatkan PAD

Sesuai arahan Gubernur Kalsel Paman Birin, bahwa percepatan realisasi vaksinasi PMK di Kalsel ini sangat penting dalam mendukung upaya pembebasan PMK di Kalsel.

Mengingat saat ini di Kalsel sudah tidak terjadi penambahan kasus baru, ia berharap vaksinasi ini dapat membantu perceparan Kalsel menuj Zona Hijau. “Semoga langkah-langkah dan upaya kita ini, Kalsel akan terus zona hijau dan tidak ada kasus PMK lagi,” harap Suparmi. (tia/adpim)

Most Read

Artikel Terbaru

/