alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Thursday, 18 August 2022

Buntut Video Viral Sandal Rhoma, Pengurus Masjid akan Ambil Sikap

BANJARMASIN – Kedatangan Rhoma Irama ke Kalsel masih menyisakan cerita. Pekan lalu (15/7), sang Raja Dangdut salat Jumat berjemaah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin.

Ketua Forum Silaturahmi Takmir Masjid dan Musala Indonesia (Fahmitamami) itu menjadi khatib di masjid di Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin Tengah tersebut.

Di grup-grup WhatsApp, menyebar video yang menyatakan hilangnya sandal Rhoma. Video lucu itu menjadi viral.

Tapi tidak lucu bagi pengurus masjid. Sekretaris Masjid Sabilal Muhtadin, Samsul Rani mengeluarkan pernyataan.

Dia menyebut si pengedit video telah membuat hoaks. “Kami sangat dirugikan oleh video yang menyebar di medsos tersebut. Seolah-olah masjid ini tidak aman,” kata Samsul dalam sebuah acara MUI (Majelis Ulama Indonesia) di Banjarmasin, Sabtu (16/7) siang.

Baca Juga :  Booster Dosis Kedua di Banjarmasin Dimulai, Sementara Nakes Dulu

Diceritakannya, sesaat setelah video itu menyebar, tim keamanan masjid langsung dikumpulkan. “Semua petugas keamanan menyatakan video itu hoaks,” tegasnya.

“Sandal milik Rhoma sudah diamankan. Karena ada protap untuk setiap tamu, pembesar, pejabat dan tokoh yang datang ke Masjid Sabilal Muhtadin. Bukan hanya soal alas kaki, posisi parkir kendaraan dan tempat salatnya juga sudah disiapkan,” jelasnya.

Pengurus masjid bahkan akan segera mengambil sikap atas kejadian ini. “Senin (18/7) kami akan rapat khusus. Nanti akan diputuskan, apakah perlu atau tidak membawa persoalan ini ke ranah hukum. Kami perlu diskusi dulu sebelum bersikap. Mengingat ini masjid milik Pemprov Kalsel,” lanjut Samsul.

Jagat dunia maya Banua gempar oleh video parodi tersebut. Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu, terdengar pengumuman dari marbot, bahwa sandal sang pelantun tembang Begadang itu raib. Bagi yang tertukar, meminjam atau mengambil diminta untuk segera mengembalikan.

Baca Juga :  Job Fair di Siring Piere Tendean Diserbu Pencari Kerja

Selain mengunjungi Masjid Sabilal Muhtadin, musikus 75 tahun itu juga sempat menikmati jamuan makan malam bersama Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Mahligai Pancasila. Lalu mengisi tausiah di Desa Kiram, Kabupaten Banjar. (oza/gr/fud)

BANJARMASIN – Kedatangan Rhoma Irama ke Kalsel masih menyisakan cerita. Pekan lalu (15/7), sang Raja Dangdut salat Jumat berjemaah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin.

Ketua Forum Silaturahmi Takmir Masjid dan Musala Indonesia (Fahmitamami) itu menjadi khatib di masjid di Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin Tengah tersebut.

Di grup-grup WhatsApp, menyebar video yang menyatakan hilangnya sandal Rhoma. Video lucu itu menjadi viral.

Tapi tidak lucu bagi pengurus masjid. Sekretaris Masjid Sabilal Muhtadin, Samsul Rani mengeluarkan pernyataan.

Dia menyebut si pengedit video telah membuat hoaks. “Kami sangat dirugikan oleh video yang menyebar di medsos tersebut. Seolah-olah masjid ini tidak aman,” kata Samsul dalam sebuah acara MUI (Majelis Ulama Indonesia) di Banjarmasin, Sabtu (16/7) siang.

Baca Juga :  Ditreskrim Polda Kalsel Temukan Alat Skimming di ATM Bank Kalsel

Diceritakannya, sesaat setelah video itu menyebar, tim keamanan masjid langsung dikumpulkan. “Semua petugas keamanan menyatakan video itu hoaks,” tegasnya.

“Sandal milik Rhoma sudah diamankan. Karena ada protap untuk setiap tamu, pembesar, pejabat dan tokoh yang datang ke Masjid Sabilal Muhtadin. Bukan hanya soal alas kaki, posisi parkir kendaraan dan tempat salatnya juga sudah disiapkan,” jelasnya.

Pengurus masjid bahkan akan segera mengambil sikap atas kejadian ini. “Senin (18/7) kami akan rapat khusus. Nanti akan diputuskan, apakah perlu atau tidak membawa persoalan ini ke ranah hukum. Kami perlu diskusi dulu sebelum bersikap. Mengingat ini masjid milik Pemprov Kalsel,” lanjut Samsul.

Jagat dunia maya Banua gempar oleh video parodi tersebut. Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu, terdengar pengumuman dari marbot, bahwa sandal sang pelantun tembang Begadang itu raib. Bagi yang tertukar, meminjam atau mengambil diminta untuk segera mengembalikan.

Baca Juga :  DLH Banjarmasin Pikirkan Sanksi Sosial Bagi Pembuah Sampah

Selain mengunjungi Masjid Sabilal Muhtadin, musikus 75 tahun itu juga sempat menikmati jamuan makan malam bersama Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Mahligai Pancasila. Lalu mengisi tausiah di Desa Kiram, Kabupaten Banjar. (oza/gr/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/