alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Saturday, 13 August 2022

Nekat, Jasa Ekspedisi Dipakai Mengirim Narkotika

BANJARMASIN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel merilis hasil ungkap kasus sedari Januari hingga Juni 2022. Totalnya, ada 20 kasus. Dengan 34 orang tersangka.

“Barang buktinya, sebanyak 1.418,81 gram sabu, 115 butir pil ekstasi, serta 807 gram ganja yang kami sita,” ungkapnya Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Pol Jackson Lapalonga, pada Kamis (14/7) tadi, di Kantor BNN Kalsel.

Tidak hanya barang bukti narkotika, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain seperti uang, smartphone dan kendaraan.

Rinciannya, untuk barang bukti berupa uang itu sebesar Rp 40.418.000. Sebanyak 24 buah smartphone, empat unit kendaraan roda dua, dan dua unit kendaraan roda empat.

Baca Juga :  Atung Warga Antasan Raden Digrebek, Dua Paket Sabu Ditemukan di Rumahnya

Diungkapkan Jackson, semua barang bukti yang diamankan dan masuk ke Provinsi Kalsel itu menggunakan modus-mudus yang sama. Yakni, melalui jasa ekspedisi dengan jaringan yang tidak saling mengenal.

“Contohnya seperti kasus kiriman ganja dari Medan. Tersangka berikut barang bukti berupa ganja itu digagalkan ketika masuk ke Banjarmasin,” jelasnya.

Ditambahkan Jackson sejauh ini sudah ada 18 berkas perkara masuk ke kejaksaan. Rinciannya 13 berkas dinyatakan bahwa hasil penyidikannya sudah lengkap atau P21, dan lima berkas perkara dinyatakan belum lengkap.

“Lalu ada pula tiga berkas perkara lain yang masih dalam tahap penyidikan,” ucapnya.

Sementara itu, di waktu bersamaan, jajaran BNNP Kalsel juga melakukan pemusnahan barang bukti hasil tangkapan. Totalnya, ada 807 gram ganja dan 605,2 gram sabu. Semua dihancurkan dengan cara diblender, kemudian dibuang ke safety tank.

Baca Juga :  Jaringan Narkoba Binuang-Astambul Terbongkar

“Kami berharap masyarakat dapat membantu kami dalam memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika dengan memberikan informasi terkait hal itu,” tambah Jackson.

“Saya menjamin kerahasiaan identitas pelapor, dan masyarakat tidak perlu takut untuk memberikan informasi,” janjinya.(ian/az/war)

BANJARMASIN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel merilis hasil ungkap kasus sedari Januari hingga Juni 2022. Totalnya, ada 20 kasus. Dengan 34 orang tersangka.

“Barang buktinya, sebanyak 1.418,81 gram sabu, 115 butir pil ekstasi, serta 807 gram ganja yang kami sita,” ungkapnya Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Pol Jackson Lapalonga, pada Kamis (14/7) tadi, di Kantor BNN Kalsel.

Tidak hanya barang bukti narkotika, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain seperti uang, smartphone dan kendaraan.

Rinciannya, untuk barang bukti berupa uang itu sebesar Rp 40.418.000. Sebanyak 24 buah smartphone, empat unit kendaraan roda dua, dan dua unit kendaraan roda empat.

Baca Juga :  Ditangkap Saat Mengambil Sabu Pesanan di bawah pintu gerbang

Diungkapkan Jackson, semua barang bukti yang diamankan dan masuk ke Provinsi Kalsel itu menggunakan modus-mudus yang sama. Yakni, melalui jasa ekspedisi dengan jaringan yang tidak saling mengenal.

“Contohnya seperti kasus kiriman ganja dari Medan. Tersangka berikut barang bukti berupa ganja itu digagalkan ketika masuk ke Banjarmasin,” jelasnya.

Ditambahkan Jackson sejauh ini sudah ada 18 berkas perkara masuk ke kejaksaan. Rinciannya 13 berkas dinyatakan bahwa hasil penyidikannya sudah lengkap atau P21, dan lima berkas perkara dinyatakan belum lengkap.

“Lalu ada pula tiga berkas perkara lain yang masih dalam tahap penyidikan,” ucapnya.

Sementara itu, di waktu bersamaan, jajaran BNNP Kalsel juga melakukan pemusnahan barang bukti hasil tangkapan. Totalnya, ada 807 gram ganja dan 605,2 gram sabu. Semua dihancurkan dengan cara diblender, kemudian dibuang ke safety tank.

Baca Juga :  Atung Warga Antasan Raden Digrebek, Dua Paket Sabu Ditemukan di Rumahnya

“Kami berharap masyarakat dapat membantu kami dalam memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika dengan memberikan informasi terkait hal itu,” tambah Jackson.

“Saya menjamin kerahasiaan identitas pelapor, dan masyarakat tidak perlu takut untuk memberikan informasi,” janjinya.(ian/az/war)

Most Read

Artikel Terbaru

/