alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 14 August 2022

Diduga Ayan, Penjual Bensin Kelelep di Sungai Telawang Ditemukan Tak Bernyawa

BANJARMASIN – Warga Jalan RE Martadinata Kompleks Anamas Banjarmasin Barat, mendadak geger, Rabu(13/7) pagi sekitar pukul enam. Markoni (30), ditemukan tak bernyawa karena tenggealam di Sungai Telawang.

Sontak saja, kabar itu membuat warga sekitar heboh. Markoni sendiri sehari-hari ikut membantu orang tuanya berdagang bensin eceran di kawasan tersebut.

Orang yang menemukan pertama adalah Joni, warga setempat. Setelah Yasran (60), ayah korban, meminta dia mencari keberadaan putranya. Orang tua itu khawatir karena anaknya tak balik-balik setelah minta izin mandi ke sungai.

Setelah dicari di sekitar sungai, Joni menemukan sandal dan peralatan mandi. Ia lekas mencari kayu berukuran panjang untuk mengecek di dasar sungai.

Baca Juga :  Perburuan Narapidana yang Kabur Masih Berlangsung

“Kayu itu saya tusuk-tusuk ke dasar sungai. Saya kaget, kayu terasa seperti menyentuh sesuatu. Saya yakin itu tubuh Markoni. Segera saya bercebur, dan menemukan tubuhnya,” ungkap Joni.

Ia tak pikir panjang, langsung mengangkat tubuh korban dari dasar sungai yang tak terlalu dalam tersebut untuk dibawa ke darat. Tapi malang, setelah dicek, Markoni sudah tak bernafas lagi.

“Saya naikkan ke batang dan direbahkan di lantai. Ia sudah tak ada nafas lagi,” katanya.

Jasad Markoni langsung dibawa ke rumah duka, tak terlalu jauh dari lokasi kejadian. Sementara hasil pemeriksaan kepolisian tak menemukan ada tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga juga membuat pernyataan tertulis penolakan visum.

Baca Juga :  Gara-gara ini Organda Ancam Gugat Perdata DPRD Banjarmasin

“Ada dugaan ayan atau epilepsi kambuh. Saat itu tak ada saksi yang melihat kejadian. Menurut keterangan ayah korban, putranya itu memiliki riwayat penyakit ayan. Keluarga mengikhlaskan kepergiannya,” kata Kasat Polairud Polresta Banjarmasin AKP Christugus Lirens.(lan)

BANJARMASIN – Warga Jalan RE Martadinata Kompleks Anamas Banjarmasin Barat, mendadak geger, Rabu(13/7) pagi sekitar pukul enam. Markoni (30), ditemukan tak bernyawa karena tenggealam di Sungai Telawang.

Sontak saja, kabar itu membuat warga sekitar heboh. Markoni sendiri sehari-hari ikut membantu orang tuanya berdagang bensin eceran di kawasan tersebut.

Orang yang menemukan pertama adalah Joni, warga setempat. Setelah Yasran (60), ayah korban, meminta dia mencari keberadaan putranya. Orang tua itu khawatir karena anaknya tak balik-balik setelah minta izin mandi ke sungai.

Setelah dicari di sekitar sungai, Joni menemukan sandal dan peralatan mandi. Ia lekas mencari kayu berukuran panjang untuk mengecek di dasar sungai.

Baca Juga :  Kasus Bank Kalsel Mirip dengan Kasus Skimming di Sulawesi

“Kayu itu saya tusuk-tusuk ke dasar sungai. Saya kaget, kayu terasa seperti menyentuh sesuatu. Saya yakin itu tubuh Markoni. Segera saya bercebur, dan menemukan tubuhnya,” ungkap Joni.

Ia tak pikir panjang, langsung mengangkat tubuh korban dari dasar sungai yang tak terlalu dalam tersebut untuk dibawa ke darat. Tapi malang, setelah dicek, Markoni sudah tak bernafas lagi.

“Saya naikkan ke batang dan direbahkan di lantai. Ia sudah tak ada nafas lagi,” katanya.

Jasad Markoni langsung dibawa ke rumah duka, tak terlalu jauh dari lokasi kejadian. Sementara hasil pemeriksaan kepolisian tak menemukan ada tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga juga membuat pernyataan tertulis penolakan visum.

Baca Juga :  Hindari Pengendara Lain, Bengkel di Jalan Perdagangan Diseruduk Avanza

“Ada dugaan ayan atau epilepsi kambuh. Saat itu tak ada saksi yang melihat kejadian. Menurut keterangan ayah korban, putranya itu memiliki riwayat penyakit ayan. Keluarga mengikhlaskan kepergiannya,” kata Kasat Polairud Polresta Banjarmasin AKP Christugus Lirens.(lan)

Most Read

Artikel Terbaru

/