alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Thursday, 18 August 2022

Kasat Polairud: Wisatawan Jangan Duduk di Atap Kapal Lagi

BANJARMASIN – Penumpang yang naik kapal wisata Sungai Martapura mendadak gugup. Sejumlah personel Satpolairud Polresta Banjarmasin tiba-tiba mendekat, Minggu(3/7) pagi.

Polisi menegur penumpang yang duduk di atas atap. Sebab, ulah itu berpotensi membahayakan. Lagi pula sudah ada larangan keras yang sejak lama telah disosialisasikan.

“Kita hanya menertibkan saja, mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan,” ucap Kasat Polairud Polresta Banjarmasin AKP Christugus Lirens.

Ia berharap, masyarakat yang menikmati wisata susur sungai menaati aturan-aturan pengelola dan motoris. Jangan abaikan keselamatan dengan hal-hal yang membahayakan.

“Jangan lengah dan abai dengan keselamatan. Cari tempat duduk yang aman saja,” pesannya.

Sejauh ini, lanjut Christugus, masih ada yang bandel dan nekat menaiki atau duduk di atas kapal.

Baca Juga :  Lomba Perahu Ces Barito Kuala: Tapin Juara 1 dan 2, Batola Juara 3

“Kalau mau mengabadikan foto cukup di bawah saja. Sesuatu itu bisa saja terjadi akibat lalai atau mengabaikan larangan. Apalagi di air. Ketika berdiri di atas, sedikit saja ada goyangan ombak, keseimbangan hilang dan berbahaya,” ucapnya.

Peran serta semua pihak diharapkan agar bisa mencegah para pengungjung yang nekat duduk di atas atap kapal dan polisi tak akan bosan imbauan dan teguran kepada para penumpang dan motoris. “Utamanya adalah pengunjung sendiri yang harus sadar,” pungkasnya.(lan)

BANJARMASIN – Penumpang yang naik kapal wisata Sungai Martapura mendadak gugup. Sejumlah personel Satpolairud Polresta Banjarmasin tiba-tiba mendekat, Minggu(3/7) pagi.

Polisi menegur penumpang yang duduk di atas atap. Sebab, ulah itu berpotensi membahayakan. Lagi pula sudah ada larangan keras yang sejak lama telah disosialisasikan.

“Kita hanya menertibkan saja, mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan,” ucap Kasat Polairud Polresta Banjarmasin AKP Christugus Lirens.

Ia berharap, masyarakat yang menikmati wisata susur sungai menaati aturan-aturan pengelola dan motoris. Jangan abaikan keselamatan dengan hal-hal yang membahayakan.

“Jangan lengah dan abai dengan keselamatan. Cari tempat duduk yang aman saja,” pesannya.

Sejauh ini, lanjut Christugus, masih ada yang bandel dan nekat menaiki atau duduk di atas kapal.

Baca Juga :  Pengelola Kapal Wisata 'Raja Bagdad' Ganti Rugi Rp 1 Juta

“Kalau mau mengabadikan foto cukup di bawah saja. Sesuatu itu bisa saja terjadi akibat lalai atau mengabaikan larangan. Apalagi di air. Ketika berdiri di atas, sedikit saja ada goyangan ombak, keseimbangan hilang dan berbahaya,” ucapnya.

Peran serta semua pihak diharapkan agar bisa mencegah para pengungjung yang nekat duduk di atas atap kapal dan polisi tak akan bosan imbauan dan teguran kepada para penumpang dan motoris. “Utamanya adalah pengunjung sendiri yang harus sadar,” pungkasnya.(lan)

Most Read

Artikel Terbaru

/