alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Saturday, 13 August 2022

Sopir Truk Resah Tak Bisa Unduh MyPertamina

BANJARMASIN – Kisah kegagalan registrasi bersambung lagi. Kali ini sopir truk yang mengeluh karena tak bisa mengunduh aplikasi MyPertamina. Mereka was-was tak mendapat jatah BBM jenis solar bersubsidi.

“Mulai pagi sampai siang ini tak bisa-bisa download” keluh Herman, sopir truk asal Jalan Tembus Pramuka, Banjarmasin Timur, Jumat (1/7).

Bersama sopir lain, dia memenuhi ruangan tamu SPBU Inayah di Jalan Benua Anyar Banjarmasin Timur. “Mengalihi banar kaya ini (menyusahkan sekali)” ucapnya menggerutu.

Solar yang ditunggu tak kunjung tiba. Aplikasi tak bisa berjalan. Mendaftar pun selalu gagal dilakukan. “Tak bisa, tak dapat solar. Bagaimana mau usaha,” ucapnya.

Ada beberapa sopir yang memang bisa masuk ke aplikasi. Tapi ribetnya minta ampun. Beberapa dokumen harus diunduh. Seperti KTP, STNK hingga kartu KIR.

Baca Juga :  Antrean Solar Mengular di SPBU Kasarangan HST

“Sudah setengah jalan takang (terhenti) kembali lagi ke awal. Sampai ini tak bisa-bisa,” tambah Fuad, sopir yang lain.

Karena masih tahap sosialisasi, dan aplikasi tak berjalan normal. Sopir truk meminta pemerintah untuk menunda menerapkan kebijakan aplikasi MyPertamina. “Kalau bisa tidak dulu. Bagaimana kami dapat BBM,” harapnya. (mof/ran)

BANJARMASIN – Kisah kegagalan registrasi bersambung lagi. Kali ini sopir truk yang mengeluh karena tak bisa mengunduh aplikasi MyPertamina. Mereka was-was tak mendapat jatah BBM jenis solar bersubsidi.

“Mulai pagi sampai siang ini tak bisa-bisa download” keluh Herman, sopir truk asal Jalan Tembus Pramuka, Banjarmasin Timur, Jumat (1/7).

Bersama sopir lain, dia memenuhi ruangan tamu SPBU Inayah di Jalan Benua Anyar Banjarmasin Timur. “Mengalihi banar kaya ini (menyusahkan sekali)” ucapnya menggerutu.

Solar yang ditunggu tak kunjung tiba. Aplikasi tak bisa berjalan. Mendaftar pun selalu gagal dilakukan. “Tak bisa, tak dapat solar. Bagaimana mau usaha,” ucapnya.

Ada beberapa sopir yang memang bisa masuk ke aplikasi. Tapi ribetnya minta ampun. Beberapa dokumen harus diunduh. Seperti KTP, STNK hingga kartu KIR.

Baca Juga :  Kebijakan Merepotkan, Uji Coba MyPertamina Malah Diperluas ke Banjarbaru

“Sudah setengah jalan takang (terhenti) kembali lagi ke awal. Sampai ini tak bisa-bisa,” tambah Fuad, sopir yang lain.

Karena masih tahap sosialisasi, dan aplikasi tak berjalan normal. Sopir truk meminta pemerintah untuk menunda menerapkan kebijakan aplikasi MyPertamina. “Kalau bisa tidak dulu. Bagaimana kami dapat BBM,” harapnya. (mof/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/