alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Thursday, 18 August 2022

Cuaca Panas, Harus Banyak Minum

BANJARMASIN – Cuaca di Makkah dan Madinah, Arab Saudi, semakin panas. Para calon haji asal Banjarmasin yang telah tiba di Tanah Suci diimbau selalu menjaga kesehatan dan menghindari terik matahari langsung.

Di sana, suhu di luar ruangan bisa mencapai 45 derajat celcius. Agar tidak dehidrasi, para jemaah disarankan selalu mengkonsumsi air.

“Para jemaah diimbau harus banyak minum. Jangan sampai menunggu haus, sehingga dehidrasi,” ungkap Kasi PHU Kemenag Kota Banjarmasin Zainal Mutaqin, Senin (27/6) siang.

Para petugas yang mendampingi para jemaah sudah menyiapkan air minum. Mereka juga dibekali alat penyegar berupa spray wajah dan rambut untuk menjaga kondisi suhu tubuh jemaah tetap stabil.

Baca Juga :  Pulang ke Tanah Air, Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Koper

Untuk antisipasi, petugas kesehatan selalu menyarankan kepada jemaah agar selalu menerapkan pola hidup sehat. Supaya tubuh tetap bugar selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air.

Sembari menunggu puncak pelaksanaan haji, kata Zainal, jemaah yang ingin melaksanakan ibadah di Masjidil Haram supaya memerhatikan kondisi cuaca. Terutama pada siang hari.

Cuaca di tanah suci memang tengah masuk musim panas. Di Kota Makkah beberapa hari terakhir berkisar 36 derajat celcius. Berbeda dengan Kota Madinah yang mencapai 45 derajat celcius.

“Jemaah kita sarankan apabila cuaca terik, melaksanakan salat Zuhur di hotel saja. Saat magrib, isya atau subuh, baru bisa ke luar, karena tidak panas,” ujarnya.

Baca Juga :  Sementara, Ada Sembilan Kawasan di Banjarmasin yang Kebanjiran

Lantas, bagaimana kondisi 270 jemaah asal Banjarmasin sekarang? Zainal menuturkan, ratusan jemaah yang kini berada di Makkah dalam keadaan sehat. Meski sempat ada beberapa orang jemaah wanita yang berhalangan lantaran sedang menstruasi dan satu orang yang kurang sehat, namun ketiganya sudah bisa menjalankan ibadah dengan lancar. (gmp)

BANJARMASIN – Cuaca di Makkah dan Madinah, Arab Saudi, semakin panas. Para calon haji asal Banjarmasin yang telah tiba di Tanah Suci diimbau selalu menjaga kesehatan dan menghindari terik matahari langsung.

Di sana, suhu di luar ruangan bisa mencapai 45 derajat celcius. Agar tidak dehidrasi, para jemaah disarankan selalu mengkonsumsi air.

“Para jemaah diimbau harus banyak minum. Jangan sampai menunggu haus, sehingga dehidrasi,” ungkap Kasi PHU Kemenag Kota Banjarmasin Zainal Mutaqin, Senin (27/6) siang.

Para petugas yang mendampingi para jemaah sudah menyiapkan air minum. Mereka juga dibekali alat penyegar berupa spray wajah dan rambut untuk menjaga kondisi suhu tubuh jemaah tetap stabil.

Baca Juga :  Belum Daftar Sudah Terinput

Untuk antisipasi, petugas kesehatan selalu menyarankan kepada jemaah agar selalu menerapkan pola hidup sehat. Supaya tubuh tetap bugar selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air.

Sembari menunggu puncak pelaksanaan haji, kata Zainal, jemaah yang ingin melaksanakan ibadah di Masjidil Haram supaya memerhatikan kondisi cuaca. Terutama pada siang hari.

Cuaca di tanah suci memang tengah masuk musim panas. Di Kota Makkah beberapa hari terakhir berkisar 36 derajat celcius. Berbeda dengan Kota Madinah yang mencapai 45 derajat celcius.

“Jemaah kita sarankan apabila cuaca terik, melaksanakan salat Zuhur di hotel saja. Saat magrib, isya atau subuh, baru bisa ke luar, karena tidak panas,” ujarnya.

Baca Juga :  Haji Banua Pulang 24 Juli, Bakal Dikarantina Dulu?

Lantas, bagaimana kondisi 270 jemaah asal Banjarmasin sekarang? Zainal menuturkan, ratusan jemaah yang kini berada di Makkah dalam keadaan sehat. Meski sempat ada beberapa orang jemaah wanita yang berhalangan lantaran sedang menstruasi dan satu orang yang kurang sehat, namun ketiganya sudah bisa menjalankan ibadah dengan lancar. (gmp)

Most Read

Artikel Terbaru

/