alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Thursday, 18 August 2022

Taman Bawah Jembatan Banua Anyar Sudah Buka

BANJARMASIN – Taman Ramah Anak atau Ruangan Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin yang sempat vakum dua tahun, akhirnya dibuka kembali.

Meski baru dibuka, taman edukasi di bawah Jembatan Banua Anyar tersebut sudah ramai dikunjungi anak-anak.

Pantauan Radar Banjarmasin, paling menjadi primadona anak-anak adalah sarana bermain yang ada  di bagian tengah taman. Seperti ayunan, perosotan dan papan jungkat jungkit.

Erni (28), seorang pengunjung mengaku senang RPTRA dibuka kembali. Selain pas menjadi tempat bersantai, juga cocok untuk membawa putranya, Akhza (6).

“Tempat ini cocok juga jadi wisata buat anak-anak, sambil mengajari bersosialisasi,” ujarnya, Minggu (26/6) sore.

Baca Juga :  Job Fair di Siring Piere Tandean Bakal Digelar Lagi, Lowongan akan Ditambah

Sekretaris DLH Kota Banjarmasin Wahyu Hardi Cahyono mengatakan, RPTRA memang buka kembali. “Sejak dua pekan lalu,” ucapnya.

Alasannya, lantaran banyaknya surat masuk dari warga yang bertanya maupun meminta agar taman edukasi tersebut dibuka.

Meski banyak masukan, pihaknya tidak lantas langsung membuka.  Karena di masa seperti ini tidak mudah. Apalagi lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya orang. Pihaknya mengajukan surat  permohonan ke Tim Gugus Tugas Penangangan Covid-19 Banjarmasin. Alhasil, permohonan DLH dipenuhi.

Ia melihat, rekomendasi yang diberikan itu tak lepas dari kondisi pandemi yang belakangan sudah melandai. Meski begitu, tetap ada beberapa hal yang tetap diperhatikan.
Diantaranya tak boleh ada pedagang kaki lima masuk dan berjualan di dalam area taman, menjaga kebersihan, serta sarana prasarana bermain dengan baik.

Baca Juga :  Tren Citayam Fashion Week Mulai Menular ke Banjarmasin, Ada Faedahnya..?

DLH juga menempatkan seorang petugas pengawas, sekaligus tenaga pemeliharaan taman. “Para pengunjung tetap disarankan menerapkan protokol kesehatan,” imbaunya.

Taman ini beroperasi dari pagi hingga sore. Sedangkan malam tutup, namun lampu tetap dinyalakan. (gmp)

BANJARMASIN – Taman Ramah Anak atau Ruangan Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin yang sempat vakum dua tahun, akhirnya dibuka kembali.

Meski baru dibuka, taman edukasi di bawah Jembatan Banua Anyar tersebut sudah ramai dikunjungi anak-anak.

Pantauan Radar Banjarmasin, paling menjadi primadona anak-anak adalah sarana bermain yang ada  di bagian tengah taman. Seperti ayunan, perosotan dan papan jungkat jungkit.

Erni (28), seorang pengunjung mengaku senang RPTRA dibuka kembali. Selain pas menjadi tempat bersantai, juga cocok untuk membawa putranya, Akhza (6).

“Tempat ini cocok juga jadi wisata buat anak-anak, sambil mengajari bersosialisasi,” ujarnya, Minggu (26/6) sore.

Baca Juga :  Taman Budaya Dituntut Berbenah, Berikan Fasilitas Layak untuk Seniman

Sekretaris DLH Kota Banjarmasin Wahyu Hardi Cahyono mengatakan, RPTRA memang buka kembali. “Sejak dua pekan lalu,” ucapnya.

Alasannya, lantaran banyaknya surat masuk dari warga yang bertanya maupun meminta agar taman edukasi tersebut dibuka.

Meski banyak masukan, pihaknya tidak lantas langsung membuka.  Karena di masa seperti ini tidak mudah. Apalagi lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya orang. Pihaknya mengajukan surat  permohonan ke Tim Gugus Tugas Penangangan Covid-19 Banjarmasin. Alhasil, permohonan DLH dipenuhi.

Ia melihat, rekomendasi yang diberikan itu tak lepas dari kondisi pandemi yang belakangan sudah melandai. Meski begitu, tetap ada beberapa hal yang tetap diperhatikan.
Diantaranya tak boleh ada pedagang kaki lima masuk dan berjualan di dalam area taman, menjaga kebersihan, serta sarana prasarana bermain dengan baik.

Baca Juga :  Job Fair di Siring Piere Tandean Bakal Digelar Lagi, Lowongan akan Ditambah

DLH juga menempatkan seorang petugas pengawas, sekaligus tenaga pemeliharaan taman. “Para pengunjung tetap disarankan menerapkan protokol kesehatan,” imbaunya.

Taman ini beroperasi dari pagi hingga sore. Sedangkan malam tutup, namun lampu tetap dinyalakan. (gmp)

Most Read

Artikel Terbaru

/