alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Sunday, 3 July 2022

Pasutri Wayau Simpan Sabu dalam Pohon

TANJUNG – Pasangan suami istri warga Desa Wayau Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong diamankan jajaran Polres Tabalong lantaran diduga menjadi bandar sabu.

Kasatnarkoba Polres Tabalong Iptu Sutargo dan anggotanya mengendus keberadaan mereka berkat laporan masyarakat. Warga mengatakan sering terjadi transaksi barang haram itu di sekitar tempat tinggal mereka. 

Ketika dilakukan penyelidikan, petugas menemukan SA alias Kadir pria berusia 42 tahun itu terlihat mencurigakan di tepian jalan Desa Wayau. Saat diintograsi dirinya mengaku memiliki sabu yang disimpan di kebun karet.

Sembari melakukan penggeledahan di sebuah pondok di kebun karet, petugas pun mendapati fakta keterlibatan istri SA dalam kasus ini. Yakni MP, wanita berusia 39 tahun. 

Petugas menemukan satu dompet kecil berwarna biru berisi 18 bungkus paket diduga sabu dengan berat bersih 1,47 gram. 

Setelah didalami, SA pum mengakui masih menyimpan sabu-sabu di dalam pohon berlubang. Isi di dalam lubang itu ada empat paket besar sabu dengan berat bersih 6,36 gram dibungkus plastik dan kertas warna coklat.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin melalui PS. Kasubsi Penmas Sihumas Polres Tabalong Aipda Irawan Yudha Pratama mengatakan sabu yang diedarkan pasutri ini berasal dari WS, seseorang pria berusia 28 tahun warga Desa Marindi Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong.

WS ditemukan di sebuah kebun karet di desa tempatnya tinggal. Bersamanya, didapati tiga paket diduga sabu seberat 0,19 gram. “WS juga mengakui menjual sabu ke Kadir dan MP,” katanya. 

Ketiga pelaku kini ditahan di Rutan Mapolres Tabalong untuk mempertanggungjawabkan perbuataannya. (ibn/ran)
Baca Juga :  Terduga Pengedar Sabu Tertangkap Berkat Informasi Warga di Tengah Malam
TANJUNG – Pasangan suami istri warga Desa Wayau Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong diamankan jajaran Polres Tabalong lantaran diduga menjadi bandar sabu.

Kasatnarkoba Polres Tabalong Iptu Sutargo dan anggotanya mengendus keberadaan mereka berkat laporan masyarakat. Warga mengatakan sering terjadi transaksi barang haram itu di sekitar tempat tinggal mereka. 

Ketika dilakukan penyelidikan, petugas menemukan SA alias Kadir pria berusia 42 tahun itu terlihat mencurigakan di tepian jalan Desa Wayau. Saat diintograsi dirinya mengaku memiliki sabu yang disimpan di kebun karet.

Sembari melakukan penggeledahan di sebuah pondok di kebun karet, petugas pun mendapati fakta keterlibatan istri SA dalam kasus ini. Yakni MP, wanita berusia 39 tahun. 

Petugas menemukan satu dompet kecil berwarna biru berisi 18 bungkus paket diduga sabu dengan berat bersih 1,47 gram. 

Setelah didalami, SA pum mengakui masih menyimpan sabu-sabu di dalam pohon berlubang. Isi di dalam lubang itu ada empat paket besar sabu dengan berat bersih 6,36 gram dibungkus plastik dan kertas warna coklat.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin melalui PS. Kasubsi Penmas Sihumas Polres Tabalong Aipda Irawan Yudha Pratama mengatakan sabu yang diedarkan pasutri ini berasal dari WS, seseorang pria berusia 28 tahun warga Desa Marindi Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong.

WS ditemukan di sebuah kebun karet di desa tempatnya tinggal. Bersamanya, didapati tiga paket diduga sabu seberat 0,19 gram. “WS juga mengakui menjual sabu ke Kadir dan MP,” katanya. 

Ketiga pelaku kini ditahan di Rutan Mapolres Tabalong untuk mempertanggungjawabkan perbuataannya. (ibn/ran)
Baca Juga :  Baru Dilaporkan, Langsung Diciduk

Most Read

Artikel Terbaru

/