alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Monday, 27 June 2022

Belasan Pengikut Khilafatul Muslimin di Tapin

RANTAU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sudah melakukan pendataan terhadap pengikut Khilafatul Muslimin di Bumi Ruhuy Rahayu. Hasilnya untuk sementara pengikutnya hanya belasan orang.

Plt Kepala Kesbangpol Tapin, Raniansyah mengatakan bahwa untuk pengikut Khilafatul Muslimin di Kabupaten Tapin ada sekitar 14 orang. “Jadi pengikutnya memang masih di kalangan keluarga,” tuturnya, Senin (13/6).

Selain melakukan pendataan, Raniansyah juga menyarankan agar organisasi tersebut didaftarkan ke Kesbangpol Kabupaten Tapin. “Sejauh ini sudah dimintai untuk meminta izin atau memberitahukan keberadaannya kepada pemerintah daerah. Tapi, sampai sekarang tidak ada. Alasan mereka tidak mendaftarkan karena pengajian biasa dan jemaahnya keluarga sendiri,” katanya.

Favehotel Banjarmasin

Terkait pencopotan plang yang dilakukan, Kesbangpol berjanji akan menyikapi hal tersebut melalui Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik. “Jadi Rabu 15 Juni ini, kami akan menggelar rapat koordinasi,” ucapnya.

Baca Juga :  Siti Farida, Perempuan Kalsel yang Rutin Berenang di Sungai Aare

Kapolres Tapin, AKBP Ernesto Saiser mengaku untuk sementara pihaknya juga masih menunggu instruksi dari pusat terkait tindakan selanjutnya. “Kami juga masih intens berkomunikasi dengan Kesbangpol Kabupaten Tapin. Intinya adalah jangan ada gangguan Harkamtibmas di Kabupaten Tapin. Pada dasarnya Kabupaten Tapin aman dan kondusif,” tegasnya.

Sebelumnya, Jumat (10/6) siang, warga Desa Rumintin Kecamatan Tapin Selatan mendatangi kediaman Ahmad Junaidi yang diduga pengikut Khilafatul Muslimin. Tepatnya di Jalan A Yani Kilometer 103, mereka mencopot plang dengan ukuran 100×60 sentimeter.

Tulisannya Khilafatul Muslimin Kemas’ulan Ansharullah Tapin. Warga resah karena ada pemberitaan terkait penangkapan pimpinan pusat Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja di Lampung.(dly/az/dye)

RANTAU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sudah melakukan pendataan terhadap pengikut Khilafatul Muslimin di Bumi Ruhuy Rahayu. Hasilnya untuk sementara pengikutnya hanya belasan orang.

Plt Kepala Kesbangpol Tapin, Raniansyah mengatakan bahwa untuk pengikut Khilafatul Muslimin di Kabupaten Tapin ada sekitar 14 orang. “Jadi pengikutnya memang masih di kalangan keluarga,” tuturnya, Senin (13/6).

Selain melakukan pendataan, Raniansyah juga menyarankan agar organisasi tersebut didaftarkan ke Kesbangpol Kabupaten Tapin. “Sejauh ini sudah dimintai untuk meminta izin atau memberitahukan keberadaannya kepada pemerintah daerah. Tapi, sampai sekarang tidak ada. Alasan mereka tidak mendaftarkan karena pengajian biasa dan jemaahnya keluarga sendiri,” katanya.

Favehotel Banjarmasin

Terkait pencopotan plang yang dilakukan, Kesbangpol berjanji akan menyikapi hal tersebut melalui Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik. “Jadi Rabu 15 Juni ini, kami akan menggelar rapat koordinasi,” ucapnya.

Baca Juga :  Mantan Gubernur Kalsel M Said Meninggal Dunia

Kapolres Tapin, AKBP Ernesto Saiser mengaku untuk sementara pihaknya juga masih menunggu instruksi dari pusat terkait tindakan selanjutnya. “Kami juga masih intens berkomunikasi dengan Kesbangpol Kabupaten Tapin. Intinya adalah jangan ada gangguan Harkamtibmas di Kabupaten Tapin. Pada dasarnya Kabupaten Tapin aman dan kondusif,” tegasnya.

Sebelumnya, Jumat (10/6) siang, warga Desa Rumintin Kecamatan Tapin Selatan mendatangi kediaman Ahmad Junaidi yang diduga pengikut Khilafatul Muslimin. Tepatnya di Jalan A Yani Kilometer 103, mereka mencopot plang dengan ukuran 100×60 sentimeter.

Tulisannya Khilafatul Muslimin Kemas’ulan Ansharullah Tapin. Warga resah karena ada pemberitaan terkait penangkapan pimpinan pusat Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja di Lampung.(dly/az/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/