alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

Idul Adha Makin Dekat, Stok Hewan Kurban di Banjarmasin Belum Jelas

BANJARMASIN – Iduladha 1443 Hijriah semakin dekat. Namun, ketersediaan hewan kurban masih belum dapat dipastikan. Penyebabnya masih sama. Lantaran stok hewan ternak masih terbatas. Tentu, akibat belum redanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Indonesia.

Salah seorang panitia kurban, Haseran, sudah mencoba mencari hewan kurban ke sejumlah pedagang. Tapi tetap belum ada yang berani menjanjikan, khususnya sapi.

“Padahal, biasanya para pedagang yang justru menawarkan ke kami. Saat ini hanya bisa berharap, semoga nantinya bisa didapatkan,” ucap panitia kurban di Musala Darul Habibah itu.

Favehotel Banjarmasin

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin, drh Teuku Inayatsyah tak menampik stok sapi yang tersedia masih sangat minim.

Baca Juga :  Pasar Hewan Kembali Dibuka

Di rumah potong hewan (RPH) saja saat ini hanya ada 300 ekor. Itu pun hanya cukup untuk keperluan sehari-hari pemotongan di RPH. “Padahal normalnya dari 1.500 hingga 2.500 ekor untuk memenuhi kurban,” jelasnya, Senin (13/6) siang.

Meski demikian, ia menyebut pelaksanaan ibadah kurban tampaknya akan tetap berjalan seperti biasanya. Hal itu diungkapkannya bukan tanpa alasan.

Mengingat sebagian panitia kurban, umumnya sudah menjadi pelanggan bagi beberapa pedagang hewan ternak. Bisa para pedagang dari Marabahan, Puntik hingga Pelaihari.

“Kemudian, tadi sesuai rapat dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, juga ada beberapa kabupaten/kota yang surplus. Artinya mereka juga bisa menyuplai ke Kota Banjarmasin,” jelasnya.

Baca Juga :  Pasar Hewan Kembali Dibuka

Lebih jauh, Inayatsyah menambahkan beberapa hari menjelang Hari Raya Iduladha nantinya, akan ada stok hewan ternak yang datang. “Tapi belum bisa dipastikan, apakah semua hewan ternak yang datang untuk Kota Banjarmasin saja atau juga dibagikan ke kabupaten/kota lain,” ujarnya.

Disinggung apakah suplai sapi dari Jawa Timur masih ditutup atau lockdown hingga saat ini? Menjawab hal itu, Inayatsyah tak bisa memberikan tanggapan secara gamblang.

Tetapi, menurutnya, berdasarkan Instruksi Menteri Pertanian, akan ada kelonggaran dalam rangka memperingati hari raya kurban.

“Kami belum berani menyatakan boleh masuk atau tidak. Karena setiap ada permintaan dari pengusaha, kami sarankan konsultasi dulu dengan Pemprov Kalsel,” pungkasnya. (war)

BANJARMASIN – Iduladha 1443 Hijriah semakin dekat. Namun, ketersediaan hewan kurban masih belum dapat dipastikan. Penyebabnya masih sama. Lantaran stok hewan ternak masih terbatas. Tentu, akibat belum redanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Indonesia.

Salah seorang panitia kurban, Haseran, sudah mencoba mencari hewan kurban ke sejumlah pedagang. Tapi tetap belum ada yang berani menjanjikan, khususnya sapi.

“Padahal, biasanya para pedagang yang justru menawarkan ke kami. Saat ini hanya bisa berharap, semoga nantinya bisa didapatkan,” ucap panitia kurban di Musala Darul Habibah itu.

Favehotel Banjarmasin

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin, drh Teuku Inayatsyah tak menampik stok sapi yang tersedia masih sangat minim.

Baca Juga :  Pasar Hewan Kembali Dibuka

Di rumah potong hewan (RPH) saja saat ini hanya ada 300 ekor. Itu pun hanya cukup untuk keperluan sehari-hari pemotongan di RPH. “Padahal normalnya dari 1.500 hingga 2.500 ekor untuk memenuhi kurban,” jelasnya, Senin (13/6) siang.

Meski demikian, ia menyebut pelaksanaan ibadah kurban tampaknya akan tetap berjalan seperti biasanya. Hal itu diungkapkannya bukan tanpa alasan.

Mengingat sebagian panitia kurban, umumnya sudah menjadi pelanggan bagi beberapa pedagang hewan ternak. Bisa para pedagang dari Marabahan, Puntik hingga Pelaihari.

“Kemudian, tadi sesuai rapat dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, juga ada beberapa kabupaten/kota yang surplus. Artinya mereka juga bisa menyuplai ke Kota Banjarmasin,” jelasnya.

Baca Juga :  Pasar Hewan Kembali Dibuka

Lebih jauh, Inayatsyah menambahkan beberapa hari menjelang Hari Raya Iduladha nantinya, akan ada stok hewan ternak yang datang. “Tapi belum bisa dipastikan, apakah semua hewan ternak yang datang untuk Kota Banjarmasin saja atau juga dibagikan ke kabupaten/kota lain,” ujarnya.

Disinggung apakah suplai sapi dari Jawa Timur masih ditutup atau lockdown hingga saat ini? Menjawab hal itu, Inayatsyah tak bisa memberikan tanggapan secara gamblang.

Tetapi, menurutnya, berdasarkan Instruksi Menteri Pertanian, akan ada kelonggaran dalam rangka memperingati hari raya kurban.

“Kami belum berani menyatakan boleh masuk atau tidak. Karena setiap ada permintaan dari pengusaha, kami sarankan konsultasi dulu dengan Pemprov Kalsel,” pungkasnya. (war)

Most Read

Artikel Terbaru

/