alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

Pembangunan Sport Center, Pemko Banjarbaru Sudah Gelontorkan 2,1 M

BANJARBARU – Kabar rencana pembangunan Sport Center di Cempaka Banjarbaru terus dinantikan warga Banjarbaru. Terlebih, kawasan olahraga itu juga termasuk stadion baru dengan kapasitas besar.

Antusiasme warga terhadap proyek ini memang wajar. Sebab, semenjak stadion lama yakni Haji Idak disulap menjadi Pasar Bauntung. Kini, Kota berjuluk Idaman ini tak memiliki stadion.

Sesuai dengan rencana Pemko, pembangunan stadion diajukan kepada pemerintah pusat. Harapannya APBN bisa menjadi sumber anggaran pembangunannya. Mengingat, biaya pembangunan ditaksir mencapai setengah triliun rupiah untuk Sport Center tersebut.

Favehotel Banjarmasin

Lantas sejauh mana sudah Pemko menyiapkan rencana proyek ini? Menurut catatan Radar Banjarmasin, tahapan proyek ini telah melewati tahapan Pra DED (Detail Engineering Design).

Sekretaris Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Abdussamad mengonfirmasi jika tahapan Pra DED sudah rampung. Saat ini, pihaknya memasuki tahapan lelang DED. Tahapan ditarget bisa rampung satu bulan ke depan.

Baca Juga :  Bantu Ikut Lomba Virtual Training

“DED ini lebih rinci termasuk biaya yang diperlukan juga lebih mendetail. Sekarang sedang lelang, bulan depan semoga selesai. Jika sudah ada pemenangnya, lanjut tahapan DED kemungkinan 4-5 bulan,” katanya.

Samad -panggilan akrabnya- menjelaskan jika memang Pemko saat ini hanya menyiapkan perencanaan dan kesiapan lahah. Sementara pembangunan memang akan diusulkan ke pusat.

Skema ini kata Samad mau tak mau harus dilalukan, sebab dengan kemampuan anggaran daerah, pembangunan Sport Center tentu cukup berat. Sehingga Pemko berusaha mendapat sokongan dana dari pusat.

“Untuk keseluruhan (Sport Center) itu kisaran 500 miliar rupiah, kalau stadionnya saja 250 miliar rupiahm Kita akan coba fokuskan pada stadion dulu untuk diawal,” katanya.

Baca Juga :  Kohusien Juara FFL Season 4

Dengan dana dari APBD yang ada, Pemko kata Samad setidaknya sudah menggelontorkan anggaran sekitar 2,1 miliar rupiah. Anggaran ini dialokasikan untuk perencanaan melalui tahapan Pra DEE dan DED yang sedang dilelangkan.

“Tahapan Pra DED lalu sekitar 690 juta rupiah, untuk DED ini kita siapkan anggaran 1,5 miliar rupiah. Jadi jika ditotal sudah ada sekitar 2,1 miliar rupiah,” katanya.

Coba ditanyakan apakah sudah ada kepastian kapan mulai pembangunan stadion maupun Sport Center ini? Samad menjawab jika ia belum berani memvonis secara dini.

“Kita belum bisa pastikan, yang jelas kita di Pemko menyiapkan perencanaannya dan kesiapan lahannya. Untuk pembangunannya kita ajukan ke pusat, mohon doanya,” pungkasnya. (rvn)

BANJARBARU – Kabar rencana pembangunan Sport Center di Cempaka Banjarbaru terus dinantikan warga Banjarbaru. Terlebih, kawasan olahraga itu juga termasuk stadion baru dengan kapasitas besar.

Antusiasme warga terhadap proyek ini memang wajar. Sebab, semenjak stadion lama yakni Haji Idak disulap menjadi Pasar Bauntung. Kini, Kota berjuluk Idaman ini tak memiliki stadion.

Sesuai dengan rencana Pemko, pembangunan stadion diajukan kepada pemerintah pusat. Harapannya APBN bisa menjadi sumber anggaran pembangunannya. Mengingat, biaya pembangunan ditaksir mencapai setengah triliun rupiah untuk Sport Center tersebut.

Favehotel Banjarmasin

Lantas sejauh mana sudah Pemko menyiapkan rencana proyek ini? Menurut catatan Radar Banjarmasin, tahapan proyek ini telah melewati tahapan Pra DED (Detail Engineering Design).

Sekretaris Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Abdussamad mengonfirmasi jika tahapan Pra DED sudah rampung. Saat ini, pihaknya memasuki tahapan lelang DED. Tahapan ditarget bisa rampung satu bulan ke depan.

Baca Juga :  Sambo Kalsel Bersiap Hadapi Kejurnas Series II di Bandung

“DED ini lebih rinci termasuk biaya yang diperlukan juga lebih mendetail. Sekarang sedang lelang, bulan depan semoga selesai. Jika sudah ada pemenangnya, lanjut tahapan DED kemungkinan 4-5 bulan,” katanya.

Samad -panggilan akrabnya- menjelaskan jika memang Pemko saat ini hanya menyiapkan perencanaan dan kesiapan lahah. Sementara pembangunan memang akan diusulkan ke pusat.

Skema ini kata Samad mau tak mau harus dilalukan, sebab dengan kemampuan anggaran daerah, pembangunan Sport Center tentu cukup berat. Sehingga Pemko berusaha mendapat sokongan dana dari pusat.

“Untuk keseluruhan (Sport Center) itu kisaran 500 miliar rupiah, kalau stadionnya saja 250 miliar rupiahm Kita akan coba fokuskan pada stadion dulu untuk diawal,” katanya.

Baca Juga :  Liga Santri 2022 Resmi Digelar Serentak Nasional

Dengan dana dari APBD yang ada, Pemko kata Samad setidaknya sudah menggelontorkan anggaran sekitar 2,1 miliar rupiah. Anggaran ini dialokasikan untuk perencanaan melalui tahapan Pra DEE dan DED yang sedang dilelangkan.

“Tahapan Pra DED lalu sekitar 690 juta rupiah, untuk DED ini kita siapkan anggaran 1,5 miliar rupiah. Jadi jika ditotal sudah ada sekitar 2,1 miliar rupiah,” katanya.

Coba ditanyakan apakah sudah ada kepastian kapan mulai pembangunan stadion maupun Sport Center ini? Samad menjawab jika ia belum berani memvonis secara dini.

“Kita belum bisa pastikan, yang jelas kita di Pemko menyiapkan perencanaannya dan kesiapan lahannya. Untuk pembangunannya kita ajukan ke pusat, mohon doanya,” pungkasnya. (rvn)

Most Read

Artikel Terbaru

/