alexametrics
29.1 C
Banjarmasin
Thursday, 7 July 2022

Masjid Nurul Yakin Terbakar Habis

TANJUNG – Kebakaran hebat terjadi di Desa Salikung, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Rabu (1/6) dini hari. Masjid Nurul Yakin di RT 01 yang terbakar sekitar pukul 02.00 Wita. Bahkan menghanguskan seluruh bagiannya.

Warga yang menyaksikan kejadian menginformasikan api bermula dari tempat salat imam masjid. Sulitnya medan ke desa terpencil itu membuat petugas kebakaran tidak dapat membantu. Hanya warga yang berbodong memadamkan api secara mandiri. Setelah dua jam berjibaku, akhirnya api berhasil dipadamkan. Tepatnya sekitar pukul 04.00 Wita.
Camat Muara Uya, Abdul Wahid membenarkan peristiwa itu. “Kebakaran terjadi pukul 02.00 Wita sampai 04.00 Wita,” katanya.

Menurut informasi yang diterimanya, diduga api berasal korsleting listrik di tempat salat imam. “Diduga korsleting di peimaman, karena api berawal dari sana,” ujarnya.
Hanya saja, dugaan asal api akan kembali dipastikan oleh jajaran kepolisian. “Untuk hasil pemeriksaan kepolisiannya belum lagi (diketahui, Red),” ungkapnya.
Supaya segera kembali terbangun, Abdul Wahid mengoordinasikan hal ini ke Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tabalong untuk diberi bantuan.

Baca Juga :  Rumah Pedagang Sembako Hangus Dilalap Api

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong mengakui tidak bisa turun tangan membantu pemadaman karena sulitnya medan jalan.
Jalan utama menuju ke sana wajib menggunakan mobil dobel gardan, atau motor trail untuk melintasinya. Belum lagi masalah signal seluler yang sulit, sehingga susah menghubungi petugas pemadam.
Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Zainuddin menjelaskan saat kebakaran tidak ada laporan dari warga. “Di sana sinyalnya sulit,” ujarnya.(ibn/ij/dye)

TANJUNG – Kebakaran hebat terjadi di Desa Salikung, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Rabu (1/6) dini hari. Masjid Nurul Yakin di RT 01 yang terbakar sekitar pukul 02.00 Wita. Bahkan menghanguskan seluruh bagiannya.

Warga yang menyaksikan kejadian menginformasikan api bermula dari tempat salat imam masjid. Sulitnya medan ke desa terpencil itu membuat petugas kebakaran tidak dapat membantu. Hanya warga yang berbodong memadamkan api secara mandiri. Setelah dua jam berjibaku, akhirnya api berhasil dipadamkan. Tepatnya sekitar pukul 04.00 Wita.
Camat Muara Uya, Abdul Wahid membenarkan peristiwa itu. “Kebakaran terjadi pukul 02.00 Wita sampai 04.00 Wita,” katanya.

Menurut informasi yang diterimanya, diduga api berasal korsleting listrik di tempat salat imam. “Diduga korsleting di peimaman, karena api berawal dari sana,” ujarnya.
Hanya saja, dugaan asal api akan kembali dipastikan oleh jajaran kepolisian. “Untuk hasil pemeriksaan kepolisiannya belum lagi (diketahui, Red),” ungkapnya.
Supaya segera kembali terbangun, Abdul Wahid mengoordinasikan hal ini ke Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tabalong untuk diberi bantuan.

Baca Juga :  Api Hanguskan Satu Rumah di Belawang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong mengakui tidak bisa turun tangan membantu pemadaman karena sulitnya medan jalan.
Jalan utama menuju ke sana wajib menggunakan mobil dobel gardan, atau motor trail untuk melintasinya. Belum lagi masalah signal seluler yang sulit, sehingga susah menghubungi petugas pemadam.
Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Zainuddin menjelaskan saat kebakaran tidak ada laporan dari warga. “Di sana sinyalnya sulit,” ujarnya.(ibn/ij/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/