alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Sunday, 3 July 2022

Malam Puncak Hari Jadi, Orang Pingsan Malah Dirawat di Trotoar Jalan

KOTABARU – Malam puncak hari jadi Kabupaten Kotabaru diwarnai insiden. Dua warga tampak jatuh pingsan karena kelelahan. Ketika menyaksikan pagelaran musik yang dihelat di Siring Laut Kotabaru, pada Rabu (1/6) malam.

Mengapa dua warga itu pingsan? Rupanya, lantaran sesak napas, lantaran berdesakan dengan penonton lainnya.

Di sisi lain, pemandangan kian miris, lantaran panitia perhelatan puncak hari jadi Kotabaru, tampak memberikan penanganan warga yang pingsan itu di trotoar jalan.

Favehotel Banjarmasin

Bukan malah dimasukan ke dalam mobil ambulans yang disiagakan di lapangan.

“Padahal menurut di situ ada tiga unit ambulans. Memang, yang satu ada isinya. Tapi, kan dua unit lainnya sedang menganggur,” ucap salah seorang warga Bambang.

Radar Banjarmasin melihat langsung ambulans yang menganggur itu. Rupanya, ambulans seperti sekadar pajangan. Pintunya tertutup rapat, juga bahkan tak ada petugas kesehatan yang berjaga.

“Untuk apa ada ambulan terparkir disitu, kalau tidak bisa digunakan. Harusnya petugas kesehatan lainnya berjaga. Kalau tidak bisa dibawa ke rumah sakit minimal di dalam ambulans lah. Jangan malah dirawat di trotoar jalan seperti itu,” tambah Bambang.

Hingga berita ini diturunkan, tampak sejumlah warga masih berkerumun melihat kondisi salah seorang warga yang pingsan. Di sudut lainnya, warga juga masih menikmati penampilan band musik yang tampil. (jum)

KOTABARU – Malam puncak hari jadi Kabupaten Kotabaru diwarnai insiden. Dua warga tampak jatuh pingsan karena kelelahan. Ketika menyaksikan pagelaran musik yang dihelat di Siring Laut Kotabaru, pada Rabu (1/6) malam.

Mengapa dua warga itu pingsan? Rupanya, lantaran sesak napas, lantaran berdesakan dengan penonton lainnya.

Di sisi lain, pemandangan kian miris, lantaran panitia perhelatan puncak hari jadi Kotabaru, tampak memberikan penanganan warga yang pingsan itu di trotoar jalan.

Favehotel Banjarmasin

Bukan malah dimasukan ke dalam mobil ambulans yang disiagakan di lapangan.

“Padahal menurut di situ ada tiga unit ambulans. Memang, yang satu ada isinya. Tapi, kan dua unit lainnya sedang menganggur,” ucap salah seorang warga Bambang.

Radar Banjarmasin melihat langsung ambulans yang menganggur itu. Rupanya, ambulans seperti sekadar pajangan. Pintunya tertutup rapat, juga bahkan tak ada petugas kesehatan yang berjaga.

“Untuk apa ada ambulan terparkir disitu, kalau tidak bisa digunakan. Harusnya petugas kesehatan lainnya berjaga. Kalau tidak bisa dibawa ke rumah sakit minimal di dalam ambulans lah. Jangan malah dirawat di trotoar jalan seperti itu,” tambah Bambang.

Hingga berita ini diturunkan, tampak sejumlah warga masih berkerumun melihat kondisi salah seorang warga yang pingsan. Di sudut lainnya, warga juga masih menikmati penampilan band musik yang tampil. (jum)

Most Read

Artikel Terbaru

/