alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

Pedagang Kebab Tipu IRT, Kerugian Hingga Rp24,5 Juta

BANJARMASIN – Sebulan diburu, Erniyati Muslita ditangkap di rumahnya di Jalan Teluk Tiram Gang Famili, Rabu (25/5) sore. Perempuan 33 tahun itu tersangkut kasus penipuan.

Korbannya adalah Aulia Agustina, warga Jalan Sultan Adam Gang Permata. Ibu rumah tangga (IRT) ini menderita kerugian Rp24,5 juta.

Pelaku berlagak seperti distributor sembako. Berjanji bisa menyediakan minyak goreng, gula dan tepung dengan harga lebih murah dari yang dijual di pasaran.

Favehotel Banjarmasin

Awalnya Aulia mendengar cerita tetangganya yang membeli migor dengan harga miring. Mulanya hanya memesan satu dus. Barang pesanan pun datang.

Pesanan kedua juga sama. Tidak ada yang mencurigakan. “Dua kali memesan, datang sesuai orderan,” kata Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat Ipda Hendra Agustian Ginting kemarin (27/5).

Baca Juga :  Penangkapan Joki Vaksin, Kadinkes: Ini Bukan Peristiwa Pertama

Menjelang Idul Fitri, korban memesan dalam jumlah banyak. Niatnya untuk dibungkus sebagai parsel dan dibagikan kepada keluarga dan teman.

Pesanan kali ini tidak lewat telepon. Korban langsung mendatangi rumah pelaku dan melunasi pesanannya.

“Pelaku meminta waktu dua hari untuk mengirimkan barangnya,” tambah Ginting mewakili Kapolsek Kompol Faizal Rahman.

Korban kemudian beranjak pergi tanpa meminta bukti pembayaran. Dia percaya saja.

“Dua hari kemudian, barang tak datang. Korban cemas karena pelaku sulit dihubungi. Akhirnya melapor ke mapolsek,” lanjutnya.

Polisi masih mendalami kasus ini. Melihat dugaan bahwa ini bukan penipuan pertama dan korban terakhir. “Pengakuannya sih baru kali ini,” tukasnya.

Sehari-harinya Erniyati menjual kebab. “Disangkakan pasal 378 KUHP. Ancamannya maksimal empat tahun penjara,” pungkasnya. (lan/az/fud)

Baca Juga :  Kok Bisa? Prajurit TNI Ditipu Narapidana

BANJARMASIN – Sebulan diburu, Erniyati Muslita ditangkap di rumahnya di Jalan Teluk Tiram Gang Famili, Rabu (25/5) sore. Perempuan 33 tahun itu tersangkut kasus penipuan.

Korbannya adalah Aulia Agustina, warga Jalan Sultan Adam Gang Permata. Ibu rumah tangga (IRT) ini menderita kerugian Rp24,5 juta.

Pelaku berlagak seperti distributor sembako. Berjanji bisa menyediakan minyak goreng, gula dan tepung dengan harga lebih murah dari yang dijual di pasaran.

Favehotel Banjarmasin

Awalnya Aulia mendengar cerita tetangganya yang membeli migor dengan harga miring. Mulanya hanya memesan satu dus. Barang pesanan pun datang.

Pesanan kedua juga sama. Tidak ada yang mencurigakan. “Dua kali memesan, datang sesuai orderan,” kata Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat Ipda Hendra Agustian Ginting kemarin (27/5).

Baca Juga :  Mantan Wakil Bupati Batola Divonis 1,3 Tahun

Menjelang Idul Fitri, korban memesan dalam jumlah banyak. Niatnya untuk dibungkus sebagai parsel dan dibagikan kepada keluarga dan teman.

Pesanan kali ini tidak lewat telepon. Korban langsung mendatangi rumah pelaku dan melunasi pesanannya.

“Pelaku meminta waktu dua hari untuk mengirimkan barangnya,” tambah Ginting mewakili Kapolsek Kompol Faizal Rahman.

Korban kemudian beranjak pergi tanpa meminta bukti pembayaran. Dia percaya saja.

“Dua hari kemudian, barang tak datang. Korban cemas karena pelaku sulit dihubungi. Akhirnya melapor ke mapolsek,” lanjutnya.

Polisi masih mendalami kasus ini. Melihat dugaan bahwa ini bukan penipuan pertama dan korban terakhir. “Pengakuannya sih baru kali ini,” tukasnya.

Sehari-harinya Erniyati menjual kebab. “Disangkakan pasal 378 KUHP. Ancamannya maksimal empat tahun penjara,” pungkasnya. (lan/az/fud)

Baca Juga :  AWAS..!! Oknum BPK Berkeliling Banjarmasin untuk Minta Sumbangan

Most Read

Artikel Terbaru

/