alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

Awaludin Kecewa Atas Pernyataan Kepala Dinas PUPR Kotabaru

KOTABARU- Pernyataan bikin gaduh Suprapti Tri Astuti Kepala Dinas PUPR Kotabaru tentang Wartawan Distorsi ditanggapi serius oleh Awaludin Ketua Komisi 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotabaru yang hadir pada hearing tersebut, Rabu (25/5).

Menurut Awal, kepala dinas seharusnya tidak mengatakan hal itu. Karena jabatan kepala dinas bukan merupakan jabatan politik melainkan pejabat publik.

Dalam pernyataan saya disini lanjutnya, apabila ada wartawan yang menanyakan tentang informasi permasalahan yang ada, jangan malah menyampaikan distorsi. Distorsi itu wilayah politik, wilayah menerka nerka. Seorang kepala dinas harus berikan jawaban yang proporsional disini.

Favehotel Banjarmasin

“Apa dasar Ibu Kadis menuduh wartawan melakukan penyimpangan data. Teman-teman menulis berita sesuai kode etik jurnalis, dan mereka ada Dewan Pers yang menaungi. Kalau ibu tidak tidak terima silahkan laporkan,” tegas Awaluddin sambil melotot di acara hearing di DPRD Senin (23/5).

Baca Juga :  Lomba Mural Diapresiasi Awaludin

Selain Awaludin, hal pernyataan tentang distorsi tersebut juga tidak diterima dan dikomentari oleh beberapa kawan wartawan di Kotabaru yang diwakili Masduki.

“Saya sebagai Pers disini sangat menyayangkan sekali apa yang disampaikan Kepala Dinas PUPR Kotabaru pada hearing beberapa hari yang lalu. Pernyataan itu sangat mendiskreditkan profesi kami sebagai wartawan,” tegas pengurus PWI Kotabaru ini.

Menurutnya, kalau memang ada berita yang tak sesuai dengan apa yang disampaikan Kepala Dinas PUPR Kotabaru, bisa saja meminta hak jawab, atau laporkan wartawannya ke organisasi yang menaunginya dan Dewan Pers.

“Jangan malah seperti ini, malah bilang wartawan Distorsi, seolah olah menggeneralisir, semua wartawan,” kecewanya. (Jum)

Baca Juga :  Awaludin Konsisten Serap Aspirasi Masyarakat

KOTABARU- Pernyataan bikin gaduh Suprapti Tri Astuti Kepala Dinas PUPR Kotabaru tentang Wartawan Distorsi ditanggapi serius oleh Awaludin Ketua Komisi 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotabaru yang hadir pada hearing tersebut, Rabu (25/5).

Menurut Awal, kepala dinas seharusnya tidak mengatakan hal itu. Karena jabatan kepala dinas bukan merupakan jabatan politik melainkan pejabat publik.

Dalam pernyataan saya disini lanjutnya, apabila ada wartawan yang menanyakan tentang informasi permasalahan yang ada, jangan malah menyampaikan distorsi. Distorsi itu wilayah politik, wilayah menerka nerka. Seorang kepala dinas harus berikan jawaban yang proporsional disini.

Favehotel Banjarmasin

“Apa dasar Ibu Kadis menuduh wartawan melakukan penyimpangan data. Teman-teman menulis berita sesuai kode etik jurnalis, dan mereka ada Dewan Pers yang menaungi. Kalau ibu tidak tidak terima silahkan laporkan,” tegas Awaluddin sambil melotot di acara hearing di DPRD Senin (23/5).

Baca Juga :  Lomba Mural Diapresiasi Awaludin

Selain Awaludin, hal pernyataan tentang distorsi tersebut juga tidak diterima dan dikomentari oleh beberapa kawan wartawan di Kotabaru yang diwakili Masduki.

“Saya sebagai Pers disini sangat menyayangkan sekali apa yang disampaikan Kepala Dinas PUPR Kotabaru pada hearing beberapa hari yang lalu. Pernyataan itu sangat mendiskreditkan profesi kami sebagai wartawan,” tegas pengurus PWI Kotabaru ini.

Menurutnya, kalau memang ada berita yang tak sesuai dengan apa yang disampaikan Kepala Dinas PUPR Kotabaru, bisa saja meminta hak jawab, atau laporkan wartawannya ke organisasi yang menaunginya dan Dewan Pers.

“Jangan malah seperti ini, malah bilang wartawan Distorsi, seolah olah menggeneralisir, semua wartawan,” kecewanya. (Jum)

Baca Juga :  Kontraktor Pemenang Lelang Mundur, Dewan Bakal Panggil Dinas PUPR Kotabaru

Most Read

Artikel Terbaru

/