alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

11 Juni, Jemaah Mulai Masuk Asrama Haji

BANJARMASIN – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin bakal mulai sibuk. Karena kelompok terbang (kloter) pertama Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Banjarmasin Kalsel dijadwalkan masuk asrama haji pada 11 Juni 2022.

“Hasil pemantapan jadwal, untuk JCH dari Embarkasi Banjarmasin kloter pertama akan masuk asrama pada 11 Juni 2022, kemudian berangkat tanggal 12 Juni 2022,” kata Kepala Kanwil Kementerian Agama Kalsel, Dr H Muhammad Tambrin.

Dia mengungkapkan, kloter pertama Embarkasi Banjarmasin terdiri atas 356 orang JCH dan 4 orang petugas kloter. Yakni 1 ketua kloter, 1 pembimbing ibadah dan 2 petugas kesehatan.

Favehotel Banjarmasin

Setelah kloter pertama diberangkatkan, Tambrin menyampaikan, jadwal berlanjut ke kloter selanjutnya. “Karena Embarkasi Banjarmasin akan menerbangkan 7 kloter. Yakni, 5 kloter dari Kalsel dan 2 kloter dari Kalimantan Tengah (Kalteng),” ucapnya.

Dia menambahkan, dari 7 kloter itu, Embarkasi Banjarmasin akan memberangkatkan 1.743 orang jemaah untuk Provinsi Kalimantan Selatan dan 736 orang untuk Provinsi Kalimantan Tengah.

Tambrin pun meminta PPIH yang baru dilantik Jumat (20/5) tadi agar melayani para JCH dengan sebaik-baiknya. Mulai dari masuk asrama haji, berangkat hingga di tanah suci dan kembali ke tanah air.

Dia pun menginformasikan, untuk pemondokan di Arab Saudi jemaah haji dari Embarkasi Banjarmasin berdasarkan sistem zonasi penempatan jemaah haji di Makkah tahun 2022, menempati wilayah Jarwal.

Sementara untuk pelayanan transportasi kata Tambrin, berdasarkan hasil rapat pemantapan jadwal penerbangan, jemaah haji Embarkasi Banjarmasin akan dilayani Garuda Indonesia Airline menggunakan pesawat jenis Airbus 330 dengan seat penumpang berjumlah 360 orang.

“Sedangkan untuk penyediaan katering di asrama haji telah dilakukan lelang terbuka melalui LPSE sejak April lalu, dan saat ini sudah proses gunning untuk selanjutnya penandatanganan kontrak,” katanya.

Baca Juga :  Calon Haji Jadi Lebih Tenang

Terkait pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BiPiH) tahun 2022 yang ditetapkan dari 9 Mei hingga 20 Mei 2022, diupayakan bisa memenuhi kuota: sebanyak 1.743 orang.

“Untuk sisa kuota yang tidak terpenuhi akan diisi jamaah haji cadangan yang telah melunasi BiPiH, sehingga dapat memenuhi kuota,” tuturnya.

Selain memberikan pelayanan, kata Tambrin, Kanwil Kemenag Kalsel juga memberikan pembinaan kepada jemaah haji melalui manasik haji dengan empat kali pertemuan pada tingkat KUA dan dua kali pertemuan pada tingkat kabupaten/kota.

“Semua jemaah haji telah mendapatkan buku manasik dan akan melakukan praktik manasik haji di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin,” terangnya.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Prov. Kalsel Roy Rizali Anwar telah melantik Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Banjarmasin Tahun 2022 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin pada Jumat (20/5).

Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Roy mengatakan, pelayanan penyelenggaraan ibadah haji adalah tugas nasional.

Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 13 tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji, yang melibatkan berbagai instansi dan pihak terkait lainnya.

“Pelantikan PPIH ini pula menunjukkan kesiapan kita dalam penyelenggaraan ibadah haji, yang dalam dua tahun terakhir ini tidak bisa diberangkatkan karena pandemi covid-19,” kata gubernur.

Lebih lanjut gubernur menyampaikan, kesiapan untuk melayani jemaah calon haji, perlu lebih dimatangkan, khususnya penyesuaian terhadap aturan terkait dengan suasana pandemi yang masih belum sepenuhnya dinyatakan berakhir.

Gubernur mengharapkan, semua proses pelaksanaan ibadah haji di Embarkasi Banjarmasin, mulai dari keberangkatan hingga pemulangan, dapat berjalan secara tertib, lancar dan aman.

Baca Juga :  Innalillah, Calon Haji Asal Balangan Meninggal Dunia

Selain itu, terkait makanan yang akan disediakan bagi para jemaah calon haji, katering yang ditetapkan oleh maskapai penerbangan, senantiasa memperhatikan tentang kecukupan gizi, sesuai standar penerbangan internasional.

“Makanan yang disajikan harus mengandung vitamin, mineral dan karbohidrat yang cukup. Sehingga menjadi sumber energi yang dapat mendukung bagi kelancaran dan kesempurnaan ibadah haji yang akan dilaksanakan,” pintanya.

Dari 7 Kloter yang akan diberangkatkan, Tambrin menambahkan, untuk CJH Kalsel terbagi dari 5 kloter. Sedangkan CJH Kalteng terbagi 2 kloter. Seperti diketahui, di Kalimantan, Kalsel mendapat jatah kuota terbanyak. Di bawah Kalsel, ada Kalimantan Timur dengan jatah kuota sebanyak 1.181 jemaah, disusul Kalimantan Barat sebanyak 1.150 jemaah, Kalimantan Tengah 736 jemaah dan Kalimantan Utara sebanyak 190 jemaah.

Di sisi lain, Wahidah harus berlapang dada. Orangtuanya tak bisa diberangkatkan tahun ini karena sudah berusia 68 tahun– Lebih tiga tahun yang disyaratkan oleh Arab Saudi. Syarat yang harus dipenuhi jemaah selain vaksin Covid-19 lengkap, juga maksimal 65 tahun ke bawah.

Warga Banjarmasin ini berharap tahun depan orangtuanya bisa berangkat, seiring kasus Covid-19 sudah mulai menurun dan dapat ditanggulanggi. “Mau bagaimana lagi. Semoga saja tahun depan ada kebijakan bagi yang berusia di atas 65 tahun,” tuturnya.

TENTANG JEMAAH HAJI KALSEL 2022

Masuk asrama: 11 Juni
Berangkat: 12 Juni
Kloter Embarkasi: 7 kloter (5 Kalsel, 2 Kalteng)
Jumlah Jemaah: 1.743 orang jemaah Kalsel dan 736 orang jemaah Kalteng

(ris/mof/by/ran)

BANJARMASIN – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin bakal mulai sibuk. Karena kelompok terbang (kloter) pertama Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Banjarmasin Kalsel dijadwalkan masuk asrama haji pada 11 Juni 2022.

“Hasil pemantapan jadwal, untuk JCH dari Embarkasi Banjarmasin kloter pertama akan masuk asrama pada 11 Juni 2022, kemudian berangkat tanggal 12 Juni 2022,” kata Kepala Kanwil Kementerian Agama Kalsel, Dr H Muhammad Tambrin.

Dia mengungkapkan, kloter pertama Embarkasi Banjarmasin terdiri atas 356 orang JCH dan 4 orang petugas kloter. Yakni 1 ketua kloter, 1 pembimbing ibadah dan 2 petugas kesehatan.

Favehotel Banjarmasin

Setelah kloter pertama diberangkatkan, Tambrin menyampaikan, jadwal berlanjut ke kloter selanjutnya. “Karena Embarkasi Banjarmasin akan menerbangkan 7 kloter. Yakni, 5 kloter dari Kalsel dan 2 kloter dari Kalimantan Tengah (Kalteng),” ucapnya.

Dia menambahkan, dari 7 kloter itu, Embarkasi Banjarmasin akan memberangkatkan 1.743 orang jemaah untuk Provinsi Kalimantan Selatan dan 736 orang untuk Provinsi Kalimantan Tengah.

Tambrin pun meminta PPIH yang baru dilantik Jumat (20/5) tadi agar melayani para JCH dengan sebaik-baiknya. Mulai dari masuk asrama haji, berangkat hingga di tanah suci dan kembali ke tanah air.

Dia pun menginformasikan, untuk pemondokan di Arab Saudi jemaah haji dari Embarkasi Banjarmasin berdasarkan sistem zonasi penempatan jemaah haji di Makkah tahun 2022, menempati wilayah Jarwal.

Sementara untuk pelayanan transportasi kata Tambrin, berdasarkan hasil rapat pemantapan jadwal penerbangan, jemaah haji Embarkasi Banjarmasin akan dilayani Garuda Indonesia Airline menggunakan pesawat jenis Airbus 330 dengan seat penumpang berjumlah 360 orang.

“Sedangkan untuk penyediaan katering di asrama haji telah dilakukan lelang terbuka melalui LPSE sejak April lalu, dan saat ini sudah proses gunning untuk selanjutnya penandatanganan kontrak,” katanya.

Baca Juga :  Sudah di Asrama Haji, Satu Calhaj Dikirim ke RS karena Sakit

Terkait pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BiPiH) tahun 2022 yang ditetapkan dari 9 Mei hingga 20 Mei 2022, diupayakan bisa memenuhi kuota: sebanyak 1.743 orang.

“Untuk sisa kuota yang tidak terpenuhi akan diisi jamaah haji cadangan yang telah melunasi BiPiH, sehingga dapat memenuhi kuota,” tuturnya.

Selain memberikan pelayanan, kata Tambrin, Kanwil Kemenag Kalsel juga memberikan pembinaan kepada jemaah haji melalui manasik haji dengan empat kali pertemuan pada tingkat KUA dan dua kali pertemuan pada tingkat kabupaten/kota.

“Semua jemaah haji telah mendapatkan buku manasik dan akan melakukan praktik manasik haji di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin,” terangnya.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Prov. Kalsel Roy Rizali Anwar telah melantik Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Banjarmasin Tahun 2022 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin pada Jumat (20/5).

Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Roy mengatakan, pelayanan penyelenggaraan ibadah haji adalah tugas nasional.

Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 13 tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji, yang melibatkan berbagai instansi dan pihak terkait lainnya.

“Pelantikan PPIH ini pula menunjukkan kesiapan kita dalam penyelenggaraan ibadah haji, yang dalam dua tahun terakhir ini tidak bisa diberangkatkan karena pandemi covid-19,” kata gubernur.

Lebih lanjut gubernur menyampaikan, kesiapan untuk melayani jemaah calon haji, perlu lebih dimatangkan, khususnya penyesuaian terhadap aturan terkait dengan suasana pandemi yang masih belum sepenuhnya dinyatakan berakhir.

Gubernur mengharapkan, semua proses pelaksanaan ibadah haji di Embarkasi Banjarmasin, mulai dari keberangkatan hingga pemulangan, dapat berjalan secara tertib, lancar dan aman.

Baca Juga :  Jemaah Haji yang Tertunda akan Diberangkat Lewat Pondok Gede

Selain itu, terkait makanan yang akan disediakan bagi para jemaah calon haji, katering yang ditetapkan oleh maskapai penerbangan, senantiasa memperhatikan tentang kecukupan gizi, sesuai standar penerbangan internasional.

“Makanan yang disajikan harus mengandung vitamin, mineral dan karbohidrat yang cukup. Sehingga menjadi sumber energi yang dapat mendukung bagi kelancaran dan kesempurnaan ibadah haji yang akan dilaksanakan,” pintanya.

Dari 7 Kloter yang akan diberangkatkan, Tambrin menambahkan, untuk CJH Kalsel terbagi dari 5 kloter. Sedangkan CJH Kalteng terbagi 2 kloter. Seperti diketahui, di Kalimantan, Kalsel mendapat jatah kuota terbanyak. Di bawah Kalsel, ada Kalimantan Timur dengan jatah kuota sebanyak 1.181 jemaah, disusul Kalimantan Barat sebanyak 1.150 jemaah, Kalimantan Tengah 736 jemaah dan Kalimantan Utara sebanyak 190 jemaah.

Di sisi lain, Wahidah harus berlapang dada. Orangtuanya tak bisa diberangkatkan tahun ini karena sudah berusia 68 tahun– Lebih tiga tahun yang disyaratkan oleh Arab Saudi. Syarat yang harus dipenuhi jemaah selain vaksin Covid-19 lengkap, juga maksimal 65 tahun ke bawah.

Warga Banjarmasin ini berharap tahun depan orangtuanya bisa berangkat, seiring kasus Covid-19 sudah mulai menurun dan dapat ditanggulanggi. “Mau bagaimana lagi. Semoga saja tahun depan ada kebijakan bagi yang berusia di atas 65 tahun,” tuturnya.

TENTANG JEMAAH HAJI KALSEL 2022

Masuk asrama: 11 Juni
Berangkat: 12 Juni
Kloter Embarkasi: 7 kloter (5 Kalsel, 2 Kalteng)
Jumlah Jemaah: 1.743 orang jemaah Kalsel dan 736 orang jemaah Kalteng

(ris/mof/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/