alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

SBMMPTN, Peserta Dilarang Bawa Jam Tangan

BANJARMASIN – Bagi calon mahasiswa yang mengikuti Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 di Universitas Lambung Mangkurat hari ini, jangan coba-coba berniat curang. Panitia akan tegas mengeluarkan peserta jika ditemukan melakukan kecurangan.

Pihak panitia sendiri sudah menyiapkan tim untuk mengantisipasi kecurangan. Misalnya jika ada konspirasi perjokian hingga membawa teknologi canggih ke dalam ruangan tes. “Tim pengawas satu jam sebelum ujian sudah melakukan sterilisasi kepada peserta. Peserta akan dilakukan karantina dulu sekaligus mengecek suhu badannya,” terang Wakil Rektor I Bidang Akademik, ULM, Aminuddin Prahatama Putra kemarin.

Dia meyakini, dengan sterilisasi lebih dulu, upaya perjokian tak akan bisa. Konsepnya sebut Amin seperti tes CPNS. Bahkan alat tulis dan penunjang lain sudah disediakan di ruangan. “Peserta tak boleh membawa apa-apa masuk, termasuk jam tangan. Hanya dokumen peserta yang dibawa ke dalam,” tegasnya.

Favehotel Banjarmasin

Soal dokumen ini, Amin mewanti-wanti agar jangan sampai ketinggalan. Pasalnya, tanpa itu mereka tak akan diizinkan mengikuti ujian. “Memang akan kami beri kelonggaran jika tertinggal hanya sebagian dan dengan alasan jelas. Tapi akan dibuatkan berita acara yang akan dikirimkan ke Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Nanti tim pusat yang akan melakukan penilaian,” sebutnya.

Apa saja dokumen yang harus dibawa peserta sebagai syarat wajib ini? Pertama adalah kartu peserta UTBK SBMPTN 2022. Kedua, kartu identitas berupa kartu siswa/KTP/paspor. Ketiga, bagi peserta angkatan 2022 wajib membawa surat keterangan lulus asli, dan keempat, bagi peserta angkatan 2020 dan 2021, wajib membawa fotokopi ijazah yang telah dilegalisasir.

Baca Juga :  950 Ribu Perbulan untuk Mahasiswa Miskin, ULM Tegaskan Akan Verifikasi Ketat

“Semua dokumen ini sebelum masuk diperiksa panitia, makanya kami minta peserta 1 jam sebelum pelaksanaan sudah datang ke lokasi,” imbuhnya.

Pelaksanaan UTBK SBMPT 2020 di ULM sendiri dilaksanakan hingga 18 sesi, atau sampai Minggu, 29 Mei mendatang. Tiap hari dilaksanakan 2 sesi. Pagi dan siang. Untuk sesi pertama (pagi), jadwalnya mulai pukul 07.45 sampai 11.30 Wita. Sedangkan sesi kedua (siang), dari pukul 13.30 sampai 17.15 Wita.

Pelaksanannya pun hanya di kampus Banjarmasin saja. Seperti di Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, General Building Library, Gedung Rektorat hingga Gedung Lembaga Peningkatan dan Pengembangan (LP3) ULM.

Amin mengimbau peserta hendaknya agar sarapan terlebih dulu. Persiapan satu jam lebih dulu, menuntut peserta harus menyiapkan kebugaran. “Pukul 06.45 Wita artinya harus sudah datang. Kami memang mentolerir hingga setengah jam jika terlambat, selebihnya tak bisa. Itu pun, akan banyak ketinggalan waktu,” katanya.

Jumlah peserta yang akan mengikuti tes sendiri totalnya sebanyak 10.113 calon mahasiswa baru. Untuk yang mengikuti tes hari ini sebanyak 1.315 calon mahasiswa. “Sesi pertama ada 635 peserta, dan sesi kedua sebanyak 680 orang peserta,” terang Amin.

Sementara, untuk menunjang perangkat UTBK, ULM sudah menyiapkan sekitar 700 unit PC. Perangkat ini tersebar di 23 ruangan lokasi ujian. “Rata-rata tiap ruangan tersedia 20 unit, hanya di Fakultas Kedokteran saja yang paling banyak, jumlahnya mencapai 80 unit dalam satu ruangan ujian,” paparnya.

Baca Juga :  Pesan Jumat Kelabu Kian Relevan

Peserta UTBK SBMPTN 2022 sendiri terbagi tiga kelompok ujian. Pertama, kelompok ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Saintek (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi). Waktu yang disediakan 195 menit. Kedua kelompok ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Soshum (Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi) dengan waktu ujian 195 menit.

Dan ketiga adalah kelompok ujian Campuran (Saintek dan Soshum) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, TKA Saintek, dan TKA Soshum. Waktunya lebih lama, yakni 285 menit. “Kelompok campuran ini bagi yang lulusan IPA yang bisa ikut dua. Tak hanya di Saintek namun juga bisa ke Soshum,” tandas Amin.

Ery Prasetya, salah seorang peserta mengatakan sudah menyiapkan segalanya untuk mengikuti SBMPTN kali ini. Pria asal Tapin ini mengaku sudah 2 hari nginap di rumah keluarga di Banjarmasin agar bisa tepat waktu mengkuti tes. “Semoga soal ujiannya tak sulit dan bisa diterima di PTN,” harapnya.

JANGAN LUPA BAWA…

– Kartu peserta UTBK SBMPTN 2022
– Kartu identita (siswa/KTP/paspor)
– Surat keterangan lulus asli
– Angkatan 2020 dan 2021 wajib membawa fotokopi ijazah yang telah dilegalisasir

(mof/by/ran)

BANJARMASIN – Bagi calon mahasiswa yang mengikuti Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 di Universitas Lambung Mangkurat hari ini, jangan coba-coba berniat curang. Panitia akan tegas mengeluarkan peserta jika ditemukan melakukan kecurangan.

Pihak panitia sendiri sudah menyiapkan tim untuk mengantisipasi kecurangan. Misalnya jika ada konspirasi perjokian hingga membawa teknologi canggih ke dalam ruangan tes. “Tim pengawas satu jam sebelum ujian sudah melakukan sterilisasi kepada peserta. Peserta akan dilakukan karantina dulu sekaligus mengecek suhu badannya,” terang Wakil Rektor I Bidang Akademik, ULM, Aminuddin Prahatama Putra kemarin.

Dia meyakini, dengan sterilisasi lebih dulu, upaya perjokian tak akan bisa. Konsepnya sebut Amin seperti tes CPNS. Bahkan alat tulis dan penunjang lain sudah disediakan di ruangan. “Peserta tak boleh membawa apa-apa masuk, termasuk jam tangan. Hanya dokumen peserta yang dibawa ke dalam,” tegasnya.

Favehotel Banjarmasin

Soal dokumen ini, Amin mewanti-wanti agar jangan sampai ketinggalan. Pasalnya, tanpa itu mereka tak akan diizinkan mengikuti ujian. “Memang akan kami beri kelonggaran jika tertinggal hanya sebagian dan dengan alasan jelas. Tapi akan dibuatkan berita acara yang akan dikirimkan ke Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Nanti tim pusat yang akan melakukan penilaian,” sebutnya.

Apa saja dokumen yang harus dibawa peserta sebagai syarat wajib ini? Pertama adalah kartu peserta UTBK SBMPTN 2022. Kedua, kartu identitas berupa kartu siswa/KTP/paspor. Ketiga, bagi peserta angkatan 2022 wajib membawa surat keterangan lulus asli, dan keempat, bagi peserta angkatan 2020 dan 2021, wajib membawa fotokopi ijazah yang telah dilegalisasir.

Baca Juga :  950 Ribu Perbulan untuk Mahasiswa Miskin, ULM Tegaskan Akan Verifikasi Ketat

“Semua dokumen ini sebelum masuk diperiksa panitia, makanya kami minta peserta 1 jam sebelum pelaksanaan sudah datang ke lokasi,” imbuhnya.

Pelaksanaan UTBK SBMPT 2020 di ULM sendiri dilaksanakan hingga 18 sesi, atau sampai Minggu, 29 Mei mendatang. Tiap hari dilaksanakan 2 sesi. Pagi dan siang. Untuk sesi pertama (pagi), jadwalnya mulai pukul 07.45 sampai 11.30 Wita. Sedangkan sesi kedua (siang), dari pukul 13.30 sampai 17.15 Wita.

Pelaksanannya pun hanya di kampus Banjarmasin saja. Seperti di Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, General Building Library, Gedung Rektorat hingga Gedung Lembaga Peningkatan dan Pengembangan (LP3) ULM.

Amin mengimbau peserta hendaknya agar sarapan terlebih dulu. Persiapan satu jam lebih dulu, menuntut peserta harus menyiapkan kebugaran. “Pukul 06.45 Wita artinya harus sudah datang. Kami memang mentolerir hingga setengah jam jika terlambat, selebihnya tak bisa. Itu pun, akan banyak ketinggalan waktu,” katanya.

Jumlah peserta yang akan mengikuti tes sendiri totalnya sebanyak 10.113 calon mahasiswa baru. Untuk yang mengikuti tes hari ini sebanyak 1.315 calon mahasiswa. “Sesi pertama ada 635 peserta, dan sesi kedua sebanyak 680 orang peserta,” terang Amin.

Sementara, untuk menunjang perangkat UTBK, ULM sudah menyiapkan sekitar 700 unit PC. Perangkat ini tersebar di 23 ruangan lokasi ujian. “Rata-rata tiap ruangan tersedia 20 unit, hanya di Fakultas Kedokteran saja yang paling banyak, jumlahnya mencapai 80 unit dalam satu ruangan ujian,” paparnya.

Baca Juga :  6 Mahasiswa ULM Raih Beasiswa IISMA

Peserta UTBK SBMPTN 2022 sendiri terbagi tiga kelompok ujian. Pertama, kelompok ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Saintek (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi). Waktu yang disediakan 195 menit. Kedua kelompok ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Soshum (Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi) dengan waktu ujian 195 menit.

Dan ketiga adalah kelompok ujian Campuran (Saintek dan Soshum) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, TKA Saintek, dan TKA Soshum. Waktunya lebih lama, yakni 285 menit. “Kelompok campuran ini bagi yang lulusan IPA yang bisa ikut dua. Tak hanya di Saintek namun juga bisa ke Soshum,” tandas Amin.

Ery Prasetya, salah seorang peserta mengatakan sudah menyiapkan segalanya untuk mengikuti SBMPTN kali ini. Pria asal Tapin ini mengaku sudah 2 hari nginap di rumah keluarga di Banjarmasin agar bisa tepat waktu mengkuti tes. “Semoga soal ujiannya tak sulit dan bisa diterima di PTN,” harapnya.

JANGAN LUPA BAWA…

– Kartu peserta UTBK SBMPTN 2022
– Kartu identita (siswa/KTP/paspor)
– Surat keterangan lulus asli
– Angkatan 2020 dan 2021 wajib membawa fotokopi ijazah yang telah dilegalisasir

(mof/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/