alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

Okupansi Turun, Tapi Restoran Ramai

BANJARMASIN – Okupansi hotel selama Ramadan mengalami penurunan drastis dan kondisi ini dialami hampir semua hotel tak terkecuali hotel di Kalsel.

Diungkapkan Devi Yuliana, Ketua PHRI Kota Banjarbaru, selama Ramadan okupansi hotel cenderung turun drastis dan ini dialami semua hotel.

“Kalau tingkat hunian memang turun, tapi untuk hotel yang mempunyai restoran maka masih menguntungkan karena sekarang bukber sudah mulai ramai dilakukan masyarakat, ” jelasnya.

Favehotel Banjarmasin

Diakuinya, meski sempat turun drastis selama Ramadan, okupansi mulai naik saat libur panjang lebaran.
“Saat libur lebaran tingkat hunian hotel mulai naik hingga mencapai 80 persen karena banyaknya wisatawan baik dari daerah lingkup Kalsel maupun luar daerah yang berlibur di Kalsel,” jelasnya lagi.

Baca Juga :  Angkringan Spesial Aston Banua Bikin Kangen

Disinggung soal okupansi Bukan Mei ini, Devi mengaku diperkirakan masih belum ada lonjakan karena tidak ada event besar atau event nasional di Kalimantan Selatan pada Bulan Mei ini.

“Bulan Mei belum ada event besar jadi diperkirakan masih belum ada lonjakan untuk okupansi, sehingga hotel hanya berharap pada tamu-tamu lokal dan bisnis saja,” tambahnya.

Ia pun berharap okupansi akan kembali meningkat di Juni 2022 karena ada event wisata nasional yaitu Loksado yang akan mendatangkan wisatawan dari luar Kalsel dan mancanegara.

“Semoga di Juni banyak wisatawan yang datang termasuk yang singgah di Banjarbaru,” harapnya. (sya/yn/bin)

BANJARMASIN – Okupansi hotel selama Ramadan mengalami penurunan drastis dan kondisi ini dialami hampir semua hotel tak terkecuali hotel di Kalsel.

Diungkapkan Devi Yuliana, Ketua PHRI Kota Banjarbaru, selama Ramadan okupansi hotel cenderung turun drastis dan ini dialami semua hotel.

“Kalau tingkat hunian memang turun, tapi untuk hotel yang mempunyai restoran maka masih menguntungkan karena sekarang bukber sudah mulai ramai dilakukan masyarakat, ” jelasnya.

Favehotel Banjarmasin

Diakuinya, meski sempat turun drastis selama Ramadan, okupansi mulai naik saat libur panjang lebaran.
“Saat libur lebaran tingkat hunian hotel mulai naik hingga mencapai 80 persen karena banyaknya wisatawan baik dari daerah lingkup Kalsel maupun luar daerah yang berlibur di Kalsel,” jelasnya lagi.

Baca Juga :  Level 3, Sudah Ada Pembatalan Resepsi di Hotel

Disinggung soal okupansi Bukan Mei ini, Devi mengaku diperkirakan masih belum ada lonjakan karena tidak ada event besar atau event nasional di Kalimantan Selatan pada Bulan Mei ini.

“Bulan Mei belum ada event besar jadi diperkirakan masih belum ada lonjakan untuk okupansi, sehingga hotel hanya berharap pada tamu-tamu lokal dan bisnis saja,” tambahnya.

Ia pun berharap okupansi akan kembali meningkat di Juni 2022 karena ada event wisata nasional yaitu Loksado yang akan mendatangkan wisatawan dari luar Kalsel dan mancanegara.

“Semoga di Juni banyak wisatawan yang datang termasuk yang singgah di Banjarbaru,” harapnya. (sya/yn/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/