alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

Tanam Padi Tiga Kali Setahun

KOTABARU – Pernyataan petani tidak bisa maju dibantahkan oleh Suli Sarwono yang merupakan Ketua Kelompok Tani Maju Makmur, di Desa Bumi Asih Kecamatan Kelumpang Selatan Kabupaten Kotabaru, Senin (16/5).

Hal itu diungkapkannya, pada saat berada di sawah kala itu, untuk melakukan proses penanaman padi bersama kelompoknya.

Suli berani berucap seperti itu, karena dirinya pernah mendapatkan gelar sebagai petani terbaik di Kotabaru. Dan berhasil meraih kelompok terbaik pertama se Kalimantan Selatan.

Favehotel Banjarmasin

Hal tersebut dibuktikannya dengan memperlihatkan foto dan sertifikat yang terpampang di rumahnya. Yang mana terlihat penghargaan itu langsung diberikan oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, pada tahun 2018 lalu di Kota Banjarmasin.

Baca Juga :  Food Estate Tunjang IKN Nusantara

Suli Sarwono mengatakan, kenapa dirinya mendapatkan penghargaan itu, karena dirinya bersama kelompoknya mampu menerapkan pola tanam padi sawah sebanyak tiga kali dalam satu tahunnya.

“Untuk di Kalsel mungkin cuma kami, dan kami akan menargetkan supaya bisa empat kali panen dalam satu tahun,” ungkapnya.

Dari hasil tersebut lanjutnya, bisa membuahkan hasil produksi yang sangat luar biasa.

“Kami disini bahkan bisa mencukupi keperluan pangan desa, kecamatan, dan bahkan kabupaten,” tambahnya.

Selain itu Kelompok Petani tersebut juga menyuplai ke Kabupaten Tanah Bumbu.

Luasan tanah yang dipakai Kelompok Petani tersebut, yaitu lahan tanam seluas 50 hektare. Dengan pola tanam tiga kali dalam setahun.

Dalam proses penanaman, Kelompok Tani tersebut harus menyiapkan modal mulai dari Rp5 juta sampai dengan Rp6 juta per hektarnya. Dan itu bisa menghasilkan 7 sampai 8 ton berbentuk gabah.

Baca Juga :  Kalsel Tetapkan Prioritas Sektor Perkebunan dan Peternakan

Dan yang sangat luar biasanya lagi, Kelompok Petani Maju Makmur, Desa Bumi Asih merupakan sebagai desa lumbung padi yang terletak di Kecamatan Kelumpang Selatan kabupaten Kotabaru. (jum/yn/bin)

KOTABARU – Pernyataan petani tidak bisa maju dibantahkan oleh Suli Sarwono yang merupakan Ketua Kelompok Tani Maju Makmur, di Desa Bumi Asih Kecamatan Kelumpang Selatan Kabupaten Kotabaru, Senin (16/5).

Hal itu diungkapkannya, pada saat berada di sawah kala itu, untuk melakukan proses penanaman padi bersama kelompoknya.

Suli berani berucap seperti itu, karena dirinya pernah mendapatkan gelar sebagai petani terbaik di Kotabaru. Dan berhasil meraih kelompok terbaik pertama se Kalimantan Selatan.

Favehotel Banjarmasin

Hal tersebut dibuktikannya dengan memperlihatkan foto dan sertifikat yang terpampang di rumahnya. Yang mana terlihat penghargaan itu langsung diberikan oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, pada tahun 2018 lalu di Kota Banjarmasin.

Baca Juga :  Kalsel Tetapkan Prioritas Sektor Perkebunan dan Peternakan

Suli Sarwono mengatakan, kenapa dirinya mendapatkan penghargaan itu, karena dirinya bersama kelompoknya mampu menerapkan pola tanam padi sawah sebanyak tiga kali dalam satu tahunnya.

“Untuk di Kalsel mungkin cuma kami, dan kami akan menargetkan supaya bisa empat kali panen dalam satu tahun,” ungkapnya.

Dari hasil tersebut lanjutnya, bisa membuahkan hasil produksi yang sangat luar biasa.

“Kami disini bahkan bisa mencukupi keperluan pangan desa, kecamatan, dan bahkan kabupaten,” tambahnya.

Selain itu Kelompok Petani tersebut juga menyuplai ke Kabupaten Tanah Bumbu.

Luasan tanah yang dipakai Kelompok Petani tersebut, yaitu lahan tanam seluas 50 hektare. Dengan pola tanam tiga kali dalam setahun.

Dalam proses penanaman, Kelompok Tani tersebut harus menyiapkan modal mulai dari Rp5 juta sampai dengan Rp6 juta per hektarnya. Dan itu bisa menghasilkan 7 sampai 8 ton berbentuk gabah.

Baca Juga :  Selain Sukari dan Ajwa, Kurma Anggur Paling Laku

Dan yang sangat luar biasanya lagi, Kelompok Petani Maju Makmur, Desa Bumi Asih merupakan sebagai desa lumbung padi yang terletak di Kecamatan Kelumpang Selatan kabupaten Kotabaru. (jum/yn/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/