alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

Buruh Banua Tidak Melunak

BANJARMASIN – Masih merayakan Hari Buruh atau May Day, gabungan serikat pekerja di Kalsel menggelar aksi bersih-bersih masjid.

Ratusan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KSPMI) membersihkan Masjid Noor Hidayaturrahim di Jalan Mantuil Permai, Banjarmasin Selatan.

“Ini merupakan rangkaian aksi May Day Fiesta yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia oleh Partai Buruh,” kata Presidium Aliansi Pekerja Buruh Banua (PBB), Yoeyoen Indharto, Sabtu (14/5).

Favehotel Banjarmasin

Sebelumnya, Aliansi PBB juga menggelar aksi peduli. Sebanyak 1,5 ton beras dibagikan kepada kaum duafa pada 26 April lalu.

Perayaan Hari Buruh tahun ini berbarengan dengan Idul Fitri. Serikat buruh nasional pun sepakat mengundurkan jadwal aksi setelah hari raya.

Baca Juga :  Buruh Demo di Halaman Kantor DPRD Tabalong

Menggelar unjuk rasa di depan gedung MPR/DPR. Dilanjutkan festival di stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan.

“Di Banjarmasin juga ada, tapi tidak aksi turun ke jalan. Melainkan aksi sosial dan mengikuti aksi di pusat secara streaming,” ujarnya.

Apakah buruh Banua sudah melunak? Yoeyoen menjawab tidak. “Kami akan tetap turun aksi pada 18 Mei,” jaminnya.

Selain menuntut penyelesaian permasalahan buruh Banua, juga menyuarakan 17 tuntutan Partai Buruh dan Gerakan Buruh Indonesia. Di antaranya agar pemerintah menurunkan harga bahan pokok, bahan bakar minyak (BBM) dan gas, pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), dan penolakan revisi Undang-Undang Serikat Buruh.

“Pemerintah harus memberikan jaminan sosial kepada kaum buruh,” pungkasnya. (gmp/az/fud)

Baca Juga :  Dari Deklarasi Partai Buruh di Kalsel: Kami Bukan Partai Kiri!

BANJARMASIN – Masih merayakan Hari Buruh atau May Day, gabungan serikat pekerja di Kalsel menggelar aksi bersih-bersih masjid.

Ratusan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KSPMI) membersihkan Masjid Noor Hidayaturrahim di Jalan Mantuil Permai, Banjarmasin Selatan.

“Ini merupakan rangkaian aksi May Day Fiesta yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia oleh Partai Buruh,” kata Presidium Aliansi Pekerja Buruh Banua (PBB), Yoeyoen Indharto, Sabtu (14/5).

Favehotel Banjarmasin

Sebelumnya, Aliansi PBB juga menggelar aksi peduli. Sebanyak 1,5 ton beras dibagikan kepada kaum duafa pada 26 April lalu.

Perayaan Hari Buruh tahun ini berbarengan dengan Idul Fitri. Serikat buruh nasional pun sepakat mengundurkan jadwal aksi setelah hari raya.

Baca Juga :  Polemik JHT, Buruh Ancam Minggat dari BPJS Ketenagakerjaan

Menggelar unjuk rasa di depan gedung MPR/DPR. Dilanjutkan festival di stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan.

“Di Banjarmasin juga ada, tapi tidak aksi turun ke jalan. Melainkan aksi sosial dan mengikuti aksi di pusat secara streaming,” ujarnya.

Apakah buruh Banua sudah melunak? Yoeyoen menjawab tidak. “Kami akan tetap turun aksi pada 18 Mei,” jaminnya.

Selain menuntut penyelesaian permasalahan buruh Banua, juga menyuarakan 17 tuntutan Partai Buruh dan Gerakan Buruh Indonesia. Di antaranya agar pemerintah menurunkan harga bahan pokok, bahan bakar minyak (BBM) dan gas, pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), dan penolakan revisi Undang-Undang Serikat Buruh.

“Pemerintah harus memberikan jaminan sosial kepada kaum buruh,” pungkasnya. (gmp/az/fud)

Baca Juga :  May Day Diganti Aksi Beras

Most Read

Artikel Terbaru

/