alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

SMPN 21 HST Terbakar, Dokumen Dana Bos Hangus

BARABAI- Enam ruangan SMP Negeri 21 Hulu Sungai Tengah (HST) hangus terbakar, Jumat (13/5) pukul 19.50 Wita.

Kepala Sekolah SMPN 21 HST Abdul Hakim merincikan enam ruangan itu yakni ruang tata usaha, bimbingan konseling, gudang, ruang kepala sekolah, ruang wakasek dan ruang unit kesehatan sekolah.

Sekolah yang berada di Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan itu terbakar diduga karena korsleting listrik. “Korsleting listrik terjadi di salah satu ruangan. Kemudian api merembet ke ruangan lain,” ujarnya, Minggu (15/5).

Favehotel Banjarmasin

Dokumen-dokumen penting yang ada di ruangan jugu ikut dilalap api. Seperti sertifikat tanah sekolah, laporan keuangan dana bantuan operasional sekolah, hingga rapot peserta didik.

Baca Juga :  Pergi Kondangan, Rumah Terbakar

“Sarana dan prasarana lain yang ikut terbakar tiga komputer, tiga printer, lima chromebook, satu laptop milik guru BK, satu brankas dan satu set alat habsi,” bebernya.

Pihaknya juga masih mendata barang dan dokumen apalagi yang ikut terbakar. Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai seratusan juta Rupiah.

Meskipun terjadi kebakaran, aktivitas belajar mengajar di SMP Negeri 21 akan tetap berlanjut. Pasalnya kebakaran tidak menghanguskan ruang belajar.

Pemerintah Hulu Sungai Tengah merespons cepat peristiwa kebakaran di sekolah ini. Pihaknya akan segera membentuk satgas penanggulangan, pencegahan dan pengendalian bencana di lingkungan sekolah atau perkantoran sebagai upaya responsif terhadap pencegahan terjadinya musibah.

“Segera akan kita bentuk Satgas pencegahan dan pengendalian bencana di lingkungan sekolah atau perkantoran, supaya kedepan kita bisa lebih antisipatif lagi terhadap bencana kebakaran,” jelasnya. (mal)

Baca Juga :  Jangan Ada Korban Jiwa Lagi, Dinas Damkar Resmi Dibentuk di Banjarmasin

BARABAI- Enam ruangan SMP Negeri 21 Hulu Sungai Tengah (HST) hangus terbakar, Jumat (13/5) pukul 19.50 Wita.

Kepala Sekolah SMPN 21 HST Abdul Hakim merincikan enam ruangan itu yakni ruang tata usaha, bimbingan konseling, gudang, ruang kepala sekolah, ruang wakasek dan ruang unit kesehatan sekolah.

Sekolah yang berada di Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan itu terbakar diduga karena korsleting listrik. “Korsleting listrik terjadi di salah satu ruangan. Kemudian api merembet ke ruangan lain,” ujarnya, Minggu (15/5).

Favehotel Banjarmasin

Dokumen-dokumen penting yang ada di ruangan jugu ikut dilalap api. Seperti sertifikat tanah sekolah, laporan keuangan dana bantuan operasional sekolah, hingga rapot peserta didik.

Baca Juga :  Baznas Bantu Korban Kebakaran, Paling Butuh Bahan Bangunan

“Sarana dan prasarana lain yang ikut terbakar tiga komputer, tiga printer, lima chromebook, satu laptop milik guru BK, satu brankas dan satu set alat habsi,” bebernya.

Pihaknya juga masih mendata barang dan dokumen apalagi yang ikut terbakar. Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai seratusan juta Rupiah.

Meskipun terjadi kebakaran, aktivitas belajar mengajar di SMP Negeri 21 akan tetap berlanjut. Pasalnya kebakaran tidak menghanguskan ruang belajar.

Pemerintah Hulu Sungai Tengah merespons cepat peristiwa kebakaran di sekolah ini. Pihaknya akan segera membentuk satgas penanggulangan, pencegahan dan pengendalian bencana di lingkungan sekolah atau perkantoran sebagai upaya responsif terhadap pencegahan terjadinya musibah.

“Segera akan kita bentuk Satgas pencegahan dan pengendalian bencana di lingkungan sekolah atau perkantoran, supaya kedepan kita bisa lebih antisipatif lagi terhadap bencana kebakaran,” jelasnya. (mal)

Baca Juga :  Satu Rumah di Rampa Terbakar

Most Read

Artikel Terbaru

/