alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Friday, 1 July 2022

Jalan Bebas Hambatan Kesulitan Dana, Minta Sokongan Kepada Pemerintah Pusat

BANJARMASIN – Jalan bebas hambatan Batulicin-Banjarbaru yang digagas sejak 2016 lalu, hingga kini masih belum tuntas 100 persen. Padahal sudah puluhan miliar digelontorkan Pemprov Kalsel.

Tahun ini bahkan jalan yang konon dapat memangkas waktu perjalanan lebih cepat dari Batulicin-Banjarbaru atau sebaliknya ini, kembali dianggarkan sebesar Rp40 miliar.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel Yasin Toyib mengkui pekerjaan jalan bebas hambatan ini perlu sokongan anggaran yang tak sedikit. Panjang jalannya sendiri sekitar 125 Km. Belum lagi selama dua tahun belakangan, semua anggaran untuk pembangunan terdampak pandemi dan refocussing anggaran.

Favehotel Banjarmasin

Meski demikian, dia mengatakan jalan ini harus selesai secepatnya. “Jalan ini sudah menjadi komitmen pemprov. Akan diselesaikan demi untuk membuat kemudahan transportasi warga,” imbuhnya.

Melihat taksiran anggaran yang tak sedikit untuk menyelesaikan jalan bebas hambatan ini, pihaknya mencari alternatif pembiayaan selain APBD. Dia mengungkapkan, dari hasil Musrenbangnas lalu, jalan ini diusulkan untuk dibantu oleh Kementerian PUPR. Bahkan akan dibuat surat resmi yang langsung disampaikan kepada Menteri PUPR.

Baca Juga :  Bisa Jadi Alternatif Mudik, Jalan Sungai Puting Sudah Diperbaiki

“Kewenangan jalan ini adalah provinsi. Tapi kami terus berupaya agar ada kucuran anggaran dari pusat untuk mempercepat penyelesaian,” katanya.

Dengan nanti terbangunnya jalan ini, jarak tempuh dari Banjarbaru ke Batulicin menjadi 2 sampai 3 jam dari biasanya butuh waktu 5 sampai 6 jam.

Bahkan, tak hanya membuat waktu perjalanan antar dua daerah ini lebih pendek, di balik itu, manfaat yang didapat adalah lancarnya arus penumpang dan barang sehingga diyakini mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dengan terhubungnya jalur vital perekonomian.

Jalan bebas hambatan nantinya juga bakal menghubungkan dua kawasan industri nasional Jorong dan Batulicin dengan pusat perdagangan di Banjarbakula.

“Ketika jalan tol bebas hambatan ini selesai, percepatan pembangunan daerah akan terjadi. Khususnya bagi warga di daerah yang terhubung dengan jalan tol bebas hambatan ini, karena sebelumnya masih terisolir,” tandasnya.

Baca Juga :  Kembalikan Tampang Kolonial Balai Kota, Banjarbaru Anggarkan Rp2,5 Miliar

PAKET-PAKET PEKERJAAN JALAN BEBAS HAMBATAN

Jalan Sungai Baru-Kusan : Rp8.419.548.631
Jalan Kusan-Temunih : Rp2.836.577.300
Jalan Kodeco 58-Temunih : Rp17.134.191.543
Jalan Gunung Batu Sungai Luar : Rp2.816.483.583.

Jembatan Sungai Temunih II : Rp9.708.633.610
Jembatan Sungai Kusan II : Rp20.200.001.427
Jembatan Aranio : Rp30.954.046.960
Jalan Awang Bangkal Temunih : Rp18.504.388.120
Jalan/Jembatan Kodeco 58 : Rp18.438.126.172
Jalan Gunung Batu-Sungai Luar : Rp4.668.059.314.

Jalan Awang Bangkal-Temunih : Rp31.376.125.000
Jalan Temunih-Kodeco 58 : Rp31.607.650.000
Jembatan Sungai Apuy I dan II : Rp33.666.666.000
Jembatan Sungai Temunih /Kusan: Rp34.577.517.000.

(mof/by/ran)

BANJARMASIN – Jalan bebas hambatan Batulicin-Banjarbaru yang digagas sejak 2016 lalu, hingga kini masih belum tuntas 100 persen. Padahal sudah puluhan miliar digelontorkan Pemprov Kalsel.

Tahun ini bahkan jalan yang konon dapat memangkas waktu perjalanan lebih cepat dari Batulicin-Banjarbaru atau sebaliknya ini, kembali dianggarkan sebesar Rp40 miliar.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel Yasin Toyib mengkui pekerjaan jalan bebas hambatan ini perlu sokongan anggaran yang tak sedikit. Panjang jalannya sendiri sekitar 125 Km. Belum lagi selama dua tahun belakangan, semua anggaran untuk pembangunan terdampak pandemi dan refocussing anggaran.

Favehotel Banjarmasin

Meski demikian, dia mengatakan jalan ini harus selesai secepatnya. “Jalan ini sudah menjadi komitmen pemprov. Akan diselesaikan demi untuk membuat kemudahan transportasi warga,” imbuhnya.

Melihat taksiran anggaran yang tak sedikit untuk menyelesaikan jalan bebas hambatan ini, pihaknya mencari alternatif pembiayaan selain APBD. Dia mengungkapkan, dari hasil Musrenbangnas lalu, jalan ini diusulkan untuk dibantu oleh Kementerian PUPR. Bahkan akan dibuat surat resmi yang langsung disampaikan kepada Menteri PUPR.

Baca Juga :  Marak Pencurian Tutup Lubang Drainase, Warga: Jangan Menunggu Terperosok

“Kewenangan jalan ini adalah provinsi. Tapi kami terus berupaya agar ada kucuran anggaran dari pusat untuk mempercepat penyelesaian,” katanya.

Dengan nanti terbangunnya jalan ini, jarak tempuh dari Banjarbaru ke Batulicin menjadi 2 sampai 3 jam dari biasanya butuh waktu 5 sampai 6 jam.

Bahkan, tak hanya membuat waktu perjalanan antar dua daerah ini lebih pendek, di balik itu, manfaat yang didapat adalah lancarnya arus penumpang dan barang sehingga diyakini mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dengan terhubungnya jalur vital perekonomian.

Jalan bebas hambatan nantinya juga bakal menghubungkan dua kawasan industri nasional Jorong dan Batulicin dengan pusat perdagangan di Banjarbakula.

“Ketika jalan tol bebas hambatan ini selesai, percepatan pembangunan daerah akan terjadi. Khususnya bagi warga di daerah yang terhubung dengan jalan tol bebas hambatan ini, karena sebelumnya masih terisolir,” tandasnya.

Baca Juga :  86 Titik Rawan Laka di Jalanan Kalsel, Para Pemudik Diimbau Berhati-Hati

PAKET-PAKET PEKERJAAN JALAN BEBAS HAMBATAN

Jalan Sungai Baru-Kusan : Rp8.419.548.631
Jalan Kusan-Temunih : Rp2.836.577.300
Jalan Kodeco 58-Temunih : Rp17.134.191.543
Jalan Gunung Batu Sungai Luar : Rp2.816.483.583.

Jembatan Sungai Temunih II : Rp9.708.633.610
Jembatan Sungai Kusan II : Rp20.200.001.427
Jembatan Aranio : Rp30.954.046.960
Jalan Awang Bangkal Temunih : Rp18.504.388.120
Jalan/Jembatan Kodeco 58 : Rp18.438.126.172
Jalan Gunung Batu-Sungai Luar : Rp4.668.059.314.

Jalan Awang Bangkal-Temunih : Rp31.376.125.000
Jalan Temunih-Kodeco 58 : Rp31.607.650.000
Jembatan Sungai Apuy I dan II : Rp33.666.666.000
Jembatan Sungai Temunih /Kusan: Rp34.577.517.000.

(mof/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/