alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Satu Pemukul Polisi Ditangkap, Dua Masih DPO

AMUNTAI – Video berdurasi singkat sempat beredar luas di media sosial beberapa waktu lalu. Video tersebut terkait penghentian aksi Bagarakan Sahur atau membangunkan orang sahur menggunakan musik DJ dengan suara besar oleh Tim Piket Anggota Sabhara Polres Hulu Sungai Utara.

Tak terima ditegur, terjadilah aksi pemukulan pada salah satu anggota Sabhara bernama Bripda Akmal. Lantaran kalah jumlah, polisi memilih menghindari terjadinya keributan.

Usai Bripda Akmal melaporkan tindak kekerasan tersebut, akhirnya anggota Satreskrim Polres HSU mengamankan terduga pelaku pemukulan berinisial MR (45) warga Desa Sungai Karias Kecamatan Amuntai Tengah, Minggu (8/9) tadi. Polres HSU juga masih mengejar dua pelaku pemukulan dalam aksi pengeroyokan anggota Satuan Sabhara Polres HSU yang masih buron.

Baca Juga :  Ponsel Dicuri, Pelaku Dibanting, Berakhir Damai

Kasi Humas Polres HSU, Iptu Momo Jon Rodok membenarkan anggota Jatanras Satreskrim Polres HSU telah mengamankan MR dalam kasus pemukulan terhadap anggota Polri. “Jadi Bripda Akmal saat itu Minggu (1/5) sekira pukul 03.30 Wita tepatnya di Jalan Saberan Effendi dan seniornya ingin membubarkan aksi warga yang sedang membangunkan sahur dengan house musik. Namun terjadi cekcok dan pemukulan,” kata Iptu Momo mewakili Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan, Jumat (13/5).

Akibat pemukulan MR, Bripda Akmal terluka di bagian kepala. Persisnya di belakang telinga sebelah kanan. “MR tak sendiri memukul. Tapi ada dua tersangka lain yang buron dan jadi DPO (daftar pencarian orang,” terangnya. Saat ini MR, meringkuk di tahanan Polres HSU untuk proses hukum lebih lanjut.(mar/yn/dye)

Baca Juga :  Tak Terima Diludahi, Dua Peronda Diringkus karena Mengeroyok

AMUNTAI – Video berdurasi singkat sempat beredar luas di media sosial beberapa waktu lalu. Video tersebut terkait penghentian aksi Bagarakan Sahur atau membangunkan orang sahur menggunakan musik DJ dengan suara besar oleh Tim Piket Anggota Sabhara Polres Hulu Sungai Utara.

Tak terima ditegur, terjadilah aksi pemukulan pada salah satu anggota Sabhara bernama Bripda Akmal. Lantaran kalah jumlah, polisi memilih menghindari terjadinya keributan.

Usai Bripda Akmal melaporkan tindak kekerasan tersebut, akhirnya anggota Satreskrim Polres HSU mengamankan terduga pelaku pemukulan berinisial MR (45) warga Desa Sungai Karias Kecamatan Amuntai Tengah, Minggu (8/9) tadi. Polres HSU juga masih mengejar dua pelaku pemukulan dalam aksi pengeroyokan anggota Satuan Sabhara Polres HSU yang masih buron.

Baca Juga :  Tak Terima Diludahi, Dua Peronda Diringkus karena Mengeroyok

Kasi Humas Polres HSU, Iptu Momo Jon Rodok membenarkan anggota Jatanras Satreskrim Polres HSU telah mengamankan MR dalam kasus pemukulan terhadap anggota Polri. “Jadi Bripda Akmal saat itu Minggu (1/5) sekira pukul 03.30 Wita tepatnya di Jalan Saberan Effendi dan seniornya ingin membubarkan aksi warga yang sedang membangunkan sahur dengan house musik. Namun terjadi cekcok dan pemukulan,” kata Iptu Momo mewakili Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan, Jumat (13/5).

Akibat pemukulan MR, Bripda Akmal terluka di bagian kepala. Persisnya di belakang telinga sebelah kanan. “MR tak sendiri memukul. Tapi ada dua tersangka lain yang buron dan jadi DPO (daftar pencarian orang,” terangnya. Saat ini MR, meringkuk di tahanan Polres HSU untuk proses hukum lebih lanjut.(mar/yn/dye)

Baca Juga :  Tewas Membela Adik Dilecehkan, Jembatan Kelayan 4 Memang Rawan

Most Read

Artikel Terbaru

/