alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Tahulah Pian?

Asal Mula Nama Lapangan Murjani

Nama Murjani tentu tak bisa lepas dari Kota Banjarbaru. Baik dari aspek historis maupun aspek perkembangan kotanya hingga sekarang.

Salah satu lokasi yang paling ikonik yang menggunakan nama Murjani yakni Lapangan dr. Murdjani. Warga sendiri akrab menyebutnya Lapangan Murjani.

Terletak di jantung Kota Banjarbaru dan di depan Balai Kota, lapangan ini nyaris tak pernah sepi pengunjung. Lokasi yang strategis membuat kawasan lapangan Murjani kerap didapuk sebagai alun-alun kota.

Dewasa ini, waktu ke waktu, lapangan Murjani telah menjelma jadi ruang publik multifungsi. Baik sebagai arena bermain anak dan keluarga, tempat berbagai wahana, tempat upacara hingga berbagai event dan gelaran besar pernah mencicipi lapangan Murjani.

Baca Juga :  Penyebar Islam Pertama di Balangan

Di setiap sore hingga malam hari, kawasan ini kian padat. Selain maraknya warga yang ingin bersantai, keberadaan PKL yang membuka lapak dagangannya di sekitar lapangan jadi magnet tersendiri.

Menurut dari beberapa sumber, pembangunan lapangan ini tak bisa dipisahkan dari campur tangan sang arsitektur Kota Banjarbaru yakni Van Der Pijl.

Dalam proses merancang Kota Banjarbaru, lapangan dr. Murdjani memang didesain sebagai titik tengah Kota. Hal ini dimaksud selain sebagai landmark daerah, juga punya sisi kebermanfaatan bagi warga, bahkan hingga sekarang.

Maka tak heran, posisi Lapangan Murjani didesain sedemikian rupa agar tepat berada di tengah-tengah kota. Bahkan jika dilihat dari pantauan udara, lapangan Murjani memang punya kharisma kuat sebagai ikon di jantung kota dengan bangunan-bangunan perkantoran yang mengelilinginya.

Baca Juga :  Leluhur Orang Afrika adalah Urang Banjar

Dari sisi penamaan, nama Murjani diambil dari nama Gubernur Kalimantan yakni dr. Murdjani itu sendiri. Ia merupakan sosok gubernur yang memang sangat berjasa dalam pembentukan Kota Banjarbaru silam.

Gubernur Murdjani meminta Van Der Pijl untuk merancang sebuah kawasan yang kelak akan jadi pusat keramaian namun tetap mengedepankan estetika dan tata kota.

Dengan sentuhannya, akhirnya Lapangan Murdjani bisa dinikmati dan dikunjungi seperti sekarang. Bahkan kini, lapangan Murjdani menjadi salah satu destinasi di Kalsel yang kerap jadi pilihan wisatawan luar ketika berkunjung ke Banua lantaran lokasinya yang cukup dekat dengan Bandara. (rvn/by/ran)

Nama Murjani tentu tak bisa lepas dari Kota Banjarbaru. Baik dari aspek historis maupun aspek perkembangan kotanya hingga sekarang.

Salah satu lokasi yang paling ikonik yang menggunakan nama Murjani yakni Lapangan dr. Murdjani. Warga sendiri akrab menyebutnya Lapangan Murjani.

Terletak di jantung Kota Banjarbaru dan di depan Balai Kota, lapangan ini nyaris tak pernah sepi pengunjung. Lokasi yang strategis membuat kawasan lapangan Murjani kerap didapuk sebagai alun-alun kota.

Dewasa ini, waktu ke waktu, lapangan Murjani telah menjelma jadi ruang publik multifungsi. Baik sebagai arena bermain anak dan keluarga, tempat berbagai wahana, tempat upacara hingga berbagai event dan gelaran besar pernah mencicipi lapangan Murjani.

Baca Juga :  Mastora yang Dilupakan

Di setiap sore hingga malam hari, kawasan ini kian padat. Selain maraknya warga yang ingin bersantai, keberadaan PKL yang membuka lapak dagangannya di sekitar lapangan jadi magnet tersendiri.

Menurut dari beberapa sumber, pembangunan lapangan ini tak bisa dipisahkan dari campur tangan sang arsitektur Kota Banjarbaru yakni Van Der Pijl.

Dalam proses merancang Kota Banjarbaru, lapangan dr. Murdjani memang didesain sebagai titik tengah Kota. Hal ini dimaksud selain sebagai landmark daerah, juga punya sisi kebermanfaatan bagi warga, bahkan hingga sekarang.

Maka tak heran, posisi Lapangan Murjani didesain sedemikian rupa agar tepat berada di tengah-tengah kota. Bahkan jika dilihat dari pantauan udara, lapangan Murjani memang punya kharisma kuat sebagai ikon di jantung kota dengan bangunan-bangunan perkantoran yang mengelilinginya.

Baca Juga :  4 Bulan yang Membuat Belanda Frustrasi

Dari sisi penamaan, nama Murjani diambil dari nama Gubernur Kalimantan yakni dr. Murdjani itu sendiri. Ia merupakan sosok gubernur yang memang sangat berjasa dalam pembentukan Kota Banjarbaru silam.

Gubernur Murdjani meminta Van Der Pijl untuk merancang sebuah kawasan yang kelak akan jadi pusat keramaian namun tetap mengedepankan estetika dan tata kota.

Dengan sentuhannya, akhirnya Lapangan Murdjani bisa dinikmati dan dikunjungi seperti sekarang. Bahkan kini, lapangan Murjdani menjadi salah satu destinasi di Kalsel yang kerap jadi pilihan wisatawan luar ketika berkunjung ke Banua lantaran lokasinya yang cukup dekat dengan Bandara. (rvn/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

Penyebar Islam Pertama di Balangan

Kyai Hasbullah dari Sungai Pandan

Kisah Gusti Datu Aminin

/